Featured Post

7 Alat Portable yang Wajib Kamu Miliki di Rumah untuk Memudahkan Pekerjaan

Banyaknya pekerjaan rumah tangga yang perlu kita selesaikan terutama sebagai ibu rumah tangga kadang-kadang bisa membuat kita merasa stress...

Perihal Kita

 On August 4, 2010  

Riak gelombang membayang petang
Yang menghadirkan ilusi tentang cinta
Kita dalam sirna
Lantunkan lagu hening batuan bisu
Merona wajah balutkan hasrat
Keabadian satu dalam goresan takdir

:apakah  kita akan berlabuh ?

Meraba karuan tahu, bahwasannya kita
Mustinya beranjak rasa; tak hanya diam
Andai bertanya tak pasti berjawab
Lekasnya kita kemasi mimpi

: kita terjang gelombang !

Kita berjalan dalam awan putih
Tak harus kita berlari
Melangkah berarti menang
Pasrah mendekat kalah
Berdiam hanyalah pecundang
Perihal Kita 4.5 5 Sukadi August 4, 2010 Riak gelombang membayang petang Yang menghadirkan ilusi tentang cinta Kita dalam sirna Lantunkan lagu hening batuan bisu Merona wajah ba...


3 comments:

  1. Kita, mereka, kami, dan saya. Gunung bagaikan diam, namun berbicara. Awan menangis, mengucurkan air mata, tanda bumi mengiba.

    ReplyDelete
  2. Kita tak punya pilihan...
    Di sekeliling tak ada melainkan gelombang
    Jika kembali hinalah kita dapatkan
    Harus berlari walau hanya di segumpalan awan

    (^,^)

    ReplyDelete
  3. @Ummiega & Winny Widyawati: terimakasih kunjungannya :)

    ReplyDelete