Tentang Hati

Sayap – sayap sepi mengepak
Dahan rindu tergoyang
Berjatuhan daun – daun
Semburat nur menerobos
Membelai dua hati yang berpagut
Dari pucuk – pucuk rindu
Mengalir cinta yang tanpa batas
Sejengkal hati yang terlewati
Adalah siksa bagi hati yang mendamba
Alangkah indah kabut ungu
Dalam temaram lampu merah jambu
Merona wajah tanpa cadar
Menyibak tirai hati
Dalam putihnya bunga – bunga

8 Comments:

komgue : komputer gue mengatakan...

keren

Sukadi Brotoadmojo mengatakan...

@komgue: terimakasih

arief hidayat mengatakan...

tentang puisi cinta ya sob, ane paling demen nih masalah cinta2an keren sob

AkuInginPulangDiKalaSenja mengatakan...

walaupun terkadang hanya sejengkal hati, tapi sulit untuk dipahami

begitulah hati ya mas...

ucup mengatakan...

bicara tentang hati, cinta, asmara, gak ada habisnya...

Ummiega mengatakan...

Ketika hati telah mengeluarkan beban-beban berat yang dikandungnya …
Ketika hatipun mulai bertanya ..
Mengapa seperti ini jadinya …
Ketika hati tak sanggup lagi bercerita …
Ya Allah, Yang Maha Mencukupi …
Ya Allah, Yang Membolak balikkan hati …
Tetapkan hatiku untuk taat pada-Mu
Aku bersujud mengharap dekat dengan-Mu, ya Allah Aku menahan lapar mengharap hak khusus dari-Mu, ya Allah …
Aku menunggu sepertiga malam mengharap derajat dari-Mu, ya Allah …
Dan aku istigfar mengaharap ampunan-Mu, ya Allah …

Tembang Lawas mengatakan...

wah puitis banget Pak, tetapi saya masih terkesan dengan puisi tentang rokok yang bpak p0sting di blog bapak yang satu lagi, bener2 bagus Pak

Sarang Semut mengatakan...

nice poem... salam kenal....

Poskan Komentar

Anda bebas berkomentar, tapi, jangan nyepam ya.. :)