Mimpi Oh Mimpi (Wujudkan Mimpimu)

 On September 13, 2011  

Mimpi oh mimpi, hadirmu yang bukan hanya dalam tidur telah membingungkan segenap akal sehatku. Bukan apa-apa, tak bukan semua dikarenakan ketidak mampuanku untuk mengarahkan engkau kepada jalan yang seharusnya. Aku masih peragu, masih terlalu banyak berfikir dan merasa takut dan sering ketakutan sendiri. Padahal, bukankah esok itu harus diperjuangkan?, dengan engkau sebagi salah satu perujuk semangat, dengan penuh keyakinan.

Mimpi oh mimpi, bukan aku tak berani, bukan karena aku pengecut, hanya saja aku terlalu banyak mempertimbangkan segala sesuatu, terlalu banyak yang memenuhi sudut benakku. Aku merasa terlalu banyak pertaruhan. "Ah, sama saja, kamu pengecut!", mungkin kau akan berkata seperti itu, silahkan.

Padahal, banyak bisik-bisik yang melecut, banyak kata-kata yang mengguyur dahaga keberanian:
"Wujudkan mimpimu... "
"Mimpi hanya akan menjadi mimpi jika kau tak berusaha mewujudkannya... "
"Kau tidak akan menjadi apa-apa jika hanya bisa bermimpi, lawanlah ketakutanmu... "
"Ayo... ayo... ayo.. semangat... "

Sebenarnya, aku pun juga masih ingat tentang firman-NYA:

Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah[767]. Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan[768] yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia. QS Ar Ra'd (13): 11
[767]. Bagi tiap-tiap manusia ada beberapa malaikat yang tetap menjaganya secara bergiliran dan ada pula beberapa malaikat yang mencatat amalan-amalannya. Dan yang dikehendaki dalam ayat ini ialah malaikat yang menjaga secara bergiliran itu, disebut malaikat Hafazhah.

[768]. Tuhan tidak akan merobah keadaan mereka, selama mereka tidak merobah sebab-sebab kemunduran mereka.

Mimpi oh mimpi, maaf, jika ada batasan keterlambatan mungkin aku terlambat, tapi aku yakin tidak ada  batasan dan kata terlambat untuk mewujudkanmu, dan aku akan berusaha untuk mewujudkanmu.
Mimpi Oh Mimpi (Wujudkan Mimpimu) 4.5 5 Sukadi September 13, 2011 Mimpi oh mimpi, hadirmu yang bukan hanya dalam tidur telah membingungkan segenap akal sehatku. Bukan apa-apa, tak bukan semua dikarenakan ke...


21 comments:

  1. kadang sulit definisikan sebuah mimpi, tapi lama kelamaan kubiarkan saja dia hadir dan biarlah menjadi bagian dari tidur

    ReplyDelete
  2. ada yg bilang semuanya berawal dari mimpi, tpi betul juga, kalau ga bergerak-bergerak ya percuma saja banyak mimpi2 yang diangan2kan.. jadinya malah sia2 dan buang2 waktu,,

    jadi baiknya bermimpi sambil diniatkan untuk diusahakan agar terwujud.. :D

    ReplyDelete
  3. @Obrolan Blogger: bukan hanya mimpi dalam tidur, dalam konteks ini mimpi yang saya maksudkan adalah keinginan :)

    @mabrurisirampog: intinya, jangan biarkan mimpi hanya sekedar jadi mimpi, tetap semangat dan berusaha untuk mewudkannya. begitu, kan? :)

    ReplyDelete
  4. assalamu'alaikum Kang
    mimpi dan harapan adalah adalah bagian yang sangat penting untuk memacu semangat kita dalam berbenah menuju hal yang lebih baik.
    Bukankan QS 13:11 sudah mengharuskan kita mewujudkan mimpi itu dengan melakukan strategi dan usaha ?, tentu pada akhirnya dibarengi dengan do'a dan tawakkal

    ReplyDelete
  5. @Djangan Pakies: Walaikumsalam Kang
    yang penting berani memulai dan diniati dengan segenap usaha, soal "hasil akhir", biarkan DIA yang menentukan :)

    ReplyDelete
  6. setiap orang pasti mempunyai mimpi,
    dan kadang mimpi itu bisa terwujud, dan ada juga yg tak bisa diwujudkan .
    Seperti Firman Allah swt diatas pada surah A-Raad ayat 13.
    Semoga kita semua mendapat ridha Allah swt utk bisa mewujudkan mimpi2 kita ,aamiin
    salam

    ReplyDelete
  7. @bundadontworry: iya Bunda, semoga saja kita mampu mwewujudkan mimpi kita masing-masing.. amin
    Salam

    ReplyDelete
  8. bermimpilah yang baik-baik and make it happen
    mudah-mudahan kita dimudahkan oleh Allah dalam menggapai mimpi kita

    ReplyDelete
  9. Silakan bermimpi dan jangan takut bermimpi.

    ReplyDelete
  10. ypz bner bgt memang setiap orang pasti punya impian untuk meraih apa yang di inginkan v terkadang mimpi itu ada yang suka terwujud ada pula yang belum, tetapi kita jangan pernah mnyerah dalam mncapai impian dan terus berdoa dan juga berusaha....

    ReplyDelete
  11. kang, yang akang maksud mimpi disini mimpi sebagai cita2 kah, bukannya mimpi dari bunga tidur kan?

    ReplyDelete
  12. mimpi terkadang bunga tidur,,,tp terkadang bagian dr motivasi..

    ReplyDelete
  13. Ga ada mimpi, ga ada tindakan, n ga akan ada hasil. So bermimpilah yang baik-baik. supaya hasil akhir menjadi baik juga..

    ReplyDelete
  14. mimpi itu hanya bunga mimpi tapi terkadang suka menjadi kenyataan,,, :)

    ReplyDelete
  15. Aku lebih suka nyebut postinganmu ini sebagai harapan untuk mewujudkannya kang... tapi gak salah juga lho punya mimpi sebelum bertindak hhe... :)

    Semangat kang... :)

    Eh iya maaf baru bisa nongol awal masuk kerja tau2 banyak kerjaan numpuk :) gimana kabar kang? moga sehat2 ...

    ReplyDelete
  16. Mimpi harus dipunyai, tapi harus dilakoni.. lah kalau cuma mimpi gak ada realisasi, yo sampai kapan pun akan tetap menjadi mimpi

    ReplyDelete
  17. jangan sekedar mimpi ntar jadi ngimpi ga jelas.
    wujudkan mimpimimpi (niat) yang positif

    ReplyDelete
  18. mimpi adalah kunci....*kata Nidji*....namun saya kurang suka bermimpi tuh pak. Salahkah saya??

    ReplyDelete
  19. dream, believe, and make it happen! yeahh! :D

    salam kenal, kakak.. ^^

    ReplyDelete
  20. Mimpi itu bunga tidur pewarna hidup klo menurut saya mas. Setelah seharian kita beraktivitas. Tidur dan bermimpi itu adalah warna lain untuk kehidupan kita. hehe

    ReplyDelete
  21. semangat yya :)
    mimpi itu pertanda loh. .,.,
    klo beruntung tp .
    hhheehhee ...berdo'a dan berusaha wujud.in mimpi aja .
    biar gak cuma nganyal .
    hhuhu*
    salam kenal dari
    www.hajarabis.com

    ReplyDelete