Mengumpat Dan Memaki Dalam Status Facebook

Terkadang saya merasa kurang nyaman saat login ke akun facebook, bukan apa-apa, alasan pertama saya adalah saat membuka pertama terkadang langsung di suguhi status iklan berbagai macam produk, yang kedua adalah suguhan status yang tak layak konsumsi. Meski ini di anggap biasa, tapi bagaimanapun juga hal tersebut membuat kurang nyaman.

Seperti halnya yang terjadi sore ini, saat saya membaca umpatan dan makian yang entah di tujukan pada siapa. Sebenarnya bukan sekali ini saja, tapi sudah berkali-kali saya menemukan status umpatan maupun makian. Kalau misalnya ini membawa manfaat bagi pembuat status, tapi (menurut saya) ini "merugikan" bagi yang membacanya.
Kalau mau di nalar, (menurut saya) menulis status seperti umpatan dan makian itu (mungkin) tidaklah banyak manfaat (positif) nya. Malahan, membuat status yang tak layak konsumsi hanya akan mempermalukan diri sendiri. Jadi, apa gunanya mengumpat, berkata kasar dan kotor dalam status?. Lebih baik kalau misalnya terpaksa mengumpat atau memaki tidak di publikasikan lewat facebook atau fasilitas lain yang di baca atau di lihat banyak orang.

Tapi sudahlah, mau bagaimana lagi, itu adalah hak dari masing-masing orang, karena setiap tindakan pasti di ikuti dengan konsekuensi. Belajar berfikir positif, mungkin itu hanya gurauan, atau mungkin saja perbendaharaan katanya hanya sebanyak itu, sehingga mengungkapkan perasaan di orang banyak pun harus dengan kata-kata yang seperti itu. Seperti apa yang di katakan oleh Couwie Joan: Makin bijaksana seseorang, makin pandailah orang tersebut dalam menjaga mulutnya. Dan saya pun sedang belajar untuk itu. :)

15 Comments:

  1. Benar mas, aku heran dengan status-status dengan umpatan kasar. Kalau dengan sindiran sih masih bisa di toleransi.

    ReplyDelete
  2. Saya sih tergantung mood. Kalo lagi bener2 emosi ya kadang diluapin di pesbuk, nyumpahin orang.

    ReplyDelete
  3. @die: Kalau meyindir itu mungkin masih pakai etika, tapi kalau mengumpat, entah siapa yang diumpat kan kadang tidak jelas.

    ReplyDelete
  4. @Millati Indah: Itu hanya sebuah pilihan, dan tentunya ada konsekuensinya.

    ReplyDelete
  5. kasian sih sebenarnya yg bikin status, ya Mas.
    seperti Mas bilang, wong gak jelas yg dimaki atau diumpat itu siapaaaaa......... ??
    hehehe.......
    salam

    ReplyDelete
  6. @bunda Lily: Iya Bunda, seperti memaki angin, kalau jelas siapa yang di maksud sih masih mending hehe

    Salam

    ReplyDelete
  7. mungkin baru maen facebook dan engga sadar kalo Facebook itu ranah publik. :D

    ReplyDelete
  8. Saya juga pernah mengingatkan seorang teman tentang status FB nya yang berisi kata umpatan. Bagiku hal itu sudah masuk ke ranah private akun yang orang lain. Dan status itu pasti akan dibaca oleh teman si pengumpat dan temannya teman si pengumpat. Jadi ada berapah banyak orang yang membaca umpatan yang sok narsis. Saya sendiri sudah jarang narsis status di FB karena banyak kesia-siaannya dari pada berguna karena saya bukan pembisnis yang mendayagunakan potensi FB :D

    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

    ReplyDelete
  9. Mengumpat atupun menghujat di fb memang tdk pada tempatnya. Karena itu seperti di forum umum.

    ReplyDelete
  10. Salah satu kekurangan,... eh... tapi bukan kekurangan akibat aplikasi, melainkan pengguna.

    Padahal di FB itu sudah lengkap bagaiman menampilkan pesan ke sebagian orang ataupun hanya seorang. Jadi yang lain ngga kebagian umpatan, hanya pihak2 yang tersindir.

    ReplyDelete
  11. skrg ini dgn gampangnya memang org menghasut, mengeluarkan ekspresi emosi via fb maupun twitter..

    klo sy sih stuju dgn kang sukadi "jangan terlalu frontal"

    yg masih dlm etika saja lah...

    ReplyDelete
  12. banyak orang-orang yang "pasrah" lewat FB tanpa melakukan aksi yg nyata... statusnya bagus pak dan pantas mendapatkan LIKE lebih banyak

    ReplyDelete
  13. anehnya..., mereka nge LIKE status yang enggak jelas, apalagi kl yang nyeTATUS cewek cantik. :D

    ReplyDelete
  14. Betul sekali mas, ternyata emosi yang dia buat distatus dg kata2 kasar dan kotor malah akan mempermalukan dan mendapat cap jelek dari tmn facebook. Toh sangat disayangkan, ternyata yang dia umpat tidak tahu dan mendengar - so SIA-SIA belaka...

    Mungkin juga dia ingin mendapat masukan dan pendapat dr tmn di facebook, tapi sayang yang dia lakukan malah tidak mendapat respon sama sekali, paling banter like satu dua org saja

    Biasanya yg suka beginian cewek abg yang masih sangat labil, baru di cuekin cowok sedikit aja sudah rungsing hahaha...

    ReplyDelete
  15. iya banyak yang berkomentar dengan kata2 kotor dan lagi pakai bahasa daerah dan ada yang merespon lucu karna bahasa daerah

    ReplyDelete