Antara Cicak, Buaya, Dan Kancil

 On August 9, 2012  

Lagi kepingin ngomong soal tiga hewan yang kalau di hubungkan, mungkin tak saling berhubungan secara langsung, karena memang hidupnya di tempat yang berbeda. Cicak, buaya, dan kancil. Saya tidak ingin membahas secara detail, hanya mengaitkan dengan lirik lagu dan hal-hal yang paling berhubungan dengan ketiga hewan ini. Apakah itu?.

Cicak mungkin sudah biasa kita temui, di setiap rumah hampir bisa ditemukan hewan ini. Kalau kesulitan mengingat tentangnya, nyanyikan saja sebuah lagu anak-anak yang berkisah tentang cicak, seperti berikut: 'Cicak-cicak di dinding, diam-diam merayap, datang se ekor nyamuk, hap.. lalu di tankap'. Mudah bukan untuk membayangkannya?.

Buaya, hewan ini memang terbilang buas, melihat bentuk dan tatapan matanya membuat berkidik. Sulit menggambarkan?, kalau dalam sebuah lagu, Ratu menggambarkan watak seorang laki-laki hidung belang dengan istilah 'buaya darat'. Entah, apa keterkaitan antara lelaki dengan buaya, yang membuat lagu tersebut mungkin yang lebih tahu.

Kancil, binatang ini adalah binatang yang identik dengan ketimun, pak tani, dan cerdas (baca: licik). Dalam lagu, kancil merupakan musuh, buktinya?, berikut lirik lagunya: 'Si kancil anak nakal, suka mencuri ketimun, ayo lekas di buru, jangan di beri ampun'. Apakah sebegitu jahatnya kah sehingga kancil harus di buru?, saya kira tidak selalu.

Lalu, jika saat ini orang sering mengaitkan antara cicak dan buaya yang "berebut" seekor tikus, saya kira itu persepsi lain dari lagu-lagu tentang dua hewan ini. Namun yang pasti, berkaca dari dongeng yang pernah saya baca atau dengar, kalau di tandingkan antara cicak, buaya, dan juga kancil, saya yakin kancil masih unggul karena kecerdasannya. Maka, kalau ada cicak vs buaya, berhati-hatilah dengan kancil yang siapa tahu memanfaatkan konflik antara cicak dan buaya, dengan kecerdasannya.
Antara Cicak, Buaya, Dan Kancil 4.5 5 Sukadi August 9, 2012 kisah cicak, buaya, dan kancil serta keterkaitannya dengan kondisi yang terjadi di Indonesia saat ini Lagi kepingin ngomong soal tiga hewan yang kalau di hubungkan, mungkin tak saling berhubungan sec...


16 comments:

  1. Waspada..waspada, bisa jadi ada kancil yang jeli memanfaatkan situasi.. masalahe kancile sopo Kang? hahaha

    ReplyDelete
  2. Si Kancil anak nakal, Kang. Yang suka mencuri ketimun haha..

    ReplyDelete
  3. Lebih gawat lagi kalau ada komodo yang mencoba memanfaatkan suasana yang sudah keruh.

    ReplyDelete
  4. Replies
    1. banyak binatang di sebuah negara :)

      Delete
  5. haha... ada makna dibalik postingan kang sukadi nih keliatannya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. tergantung penafsiran, mas :)

      Delete
  6. yups...kita harus benar-benar waspada..jangan sampai ada yang memancing di air yang keruh karena cicak lagi panasan dengan buaya :)

    ReplyDelete
  7. hohoho, tiga hewan yang populer dengan lagunya.

    salam.

    ReplyDelete
  8. saya dulu waktu sd dipanggil kancil. wkwkwkw

    ReplyDelete
  9. haha analogi fabel yg menarik; mudah2n ada yg tersindir tp sp yg jadi sang kancil ya mas? hemmm&^$%@#$!#@!

    ReplyDelete
    Replies
    1. tidak mungkin bakalan tersindir, wong sudah nduablek semua kok mereka...
      oh ya, cicak dan buaya memang sedang "berebut" tikus... tapi nggak seekor doang, banyaaak, kenapa nggak dibagi bagi saja siiih,
      yang bikin gemes soalnya kebonya diemmmm saja, nggak reaksi... huahahahha....

      Delete
  10. hahaha,,jadi inget masa kecil dulu, suka banget nyanyi si kancil anak nakal..
    salam kenal kang..

    ReplyDelete
  11. iyhalah, masak buaya di cicakin, hahaha
    lagian kalah donk sama si kancil, mirip di tivi2 gitu, yg kartun itu hlo, sayangnya ndak ada cicaknya, cuman buaya kalah sama kancil. mungkin kancil banyak makan timun kali ya trus bisa cerdik gitu :D
    hahaha

    ReplyDelete
  12. Kancil memang cerdas, tapi juga licik gan haha jadi harus hati-hati juga :D harus bijak saja kita dalam menghadapi kasus cicak vs buaya ini. Jangan sampai ikut tertipu muslihatnya :p

    ReplyDelete