Wisata Ke Gunung Taruwongso

Gunung Taruwongso, lama sudah saya tidak mengunjungi tempat ini, dulu waktu masih kecil usia SD sampai menginjak SMP, hampir setiap lebaran saya dan teman-teman hampir selalu datang ke tempat ini. Ya, Gunung Taruwongso merupakan tempat wisata yang menjadi lokasi favorit di kala itu. Memang belum banyak lokasi wisata yang lain, selain itu, jarak tempuh ke lokasi ini yang tergolong sedang dan mudah di jangkau membuat kami sering ke sini. Jaman dulu angkutan yang sering digunakan adalah mobil bak terbuka, meski ada bis namun bagi kami belum terbiasa dan lebih familiar menggunakan mobil bak terbuka.

Gunung Taruwongso sendiri berada di Desa Watubonang, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo. Meski menggunakan nama gunung, tapi jangan bayangkan ini adalah sebuah gunung tinggi seperti halnya Gunung Merbabu, Gunung Merapi, atau Semeru misalnya, karena memang tempat ini tidak terlalu tinggi, merupakan pegunungan batu atau menurut saya merupakan sebuah perbukitan. Pada puncak gunung terdapat gardu pandang dan tumpukan bebatuan. 

Pemandangan dari atas Gunung Taruwongso
Situasi di puncak Gunung Taruwongso
Selain dapat melihat pemandangan alam, biasanya ada panggung hiburan juga disana, hiburan orkes dangdut biasa disajikan untuk menghibur pengunjung. Banyak pedagang berbagai macam jenis makanan, mainan anak-anak, minuman, dan yang lainnya. Saat berada di puncak ketinggian, pengunjung bisa melihat pemandangan yang ada di bawah maupun yang berada di kejauhan. Mungkin saja saat ini sudah ada penambahan fasilitas lainnya.

Pada hari-hari biasa, lokasi ini tidak begitu ramai, lain halnya saat lebaran tiba, pengunjung banyak yang berdatangan ke lokasi ini. Setelah jalan-jalan menuju lokasi di bangun, banyak pengunjung yang datang dengan menggunakan sepeda motor, atau mobil pribadi. Kalau dulu waktu kecil belum banyak motor dan mobil pribadi, untuk sampai lokasi harus jalan kaki dari bawah (pemberhentian angkutan/jalan raya), saat ini orang bisa dengan mudah langsung sampai ke atas, karena disana sudah disediakan parkiran juga. 

Kini sudah banyak tempat wisata alternatif lainnya, tak tahu kapan lagi saya akan mengunjungi tempat ini. Namun paling tidak bisa menjadi sebuah kenangan, nanti misalkan saja kembali ke sini, saya yakin sudah banyak perubahan, mungkin saja pohon yang dulu menjadi tempat kami berteduh sudah tak ada lagi, jalan setapak yang biasa dulu kami lewati mungkin sudah jadi jalan beton. Atau, mungkin saja sudah tak ada lagi anak-anak yang seperti kami dulu, berusaha mencari jalan alternatif untuk sekedar menghindari loket masuk. :)

*Sumber 2 gambar pemandangan Taruwongso dari sini

13 Comments:

  1. Wah jadi pengen berkunjung kesana mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Silahkan mas, kalau pas ada kesempatan datang saja ketempat ini :)

      Delete
  2. pengennn kesana..
    sukoharjo itu daerah jateng bukan mas?

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas, kabupaten yang masuk karesidenan surakarta, jawa tengah.

      Delete
  3. keliatannya agak gersang ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas, kalau pas musim kemarau kelihatan gersang.. tapi kalau musim penghujan nggak kok.. :)

      Delete
  4. belum pernah kesana mas, tapi mbayangin bawa kasur kecil trus tidur siang disana pas cuaca bersahabat pasti nyamannya bukan main hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya juga sudah lama tak kesana mas, kalau mau camping disana juga nyaman mas hehe

      Delete
  5. Kayane eneng sing pernah kudanan Ga gelem ngeyup he he

    ReplyDelete
    Replies
    1. hayoo.. sopo kuwi, dudu aku to? hehe

      Delete
  6. Pemandangan alam di sekitar gunung nya bagus ya mas.. :)

    ReplyDelete
  7. Wih pemandangannya keren mas. Iya pasti sekarang udah gak sebagus dulu, udah banyak kenadaraan dan polusi :(

    ReplyDelete
  8. Sy cuma lewat setiap lebaran tpi blm prnah mampir samasekali. :(

    ReplyDelete