Memanfaatkan Lahan Pekarangan

 On July 19, 2013  

Tanaman Ki Tolod
Bagi sebagian orang, kurangnya lahan yang tersedia dipekarangan rumah menjadi sebuah penghalang untuk berbuat sesuatu. Hal ini wajar, mengingat kebutuhan tempat hampir berlaku mutlak untuk berkreativitas atau mengembangkan ide. Namun, tak selamanya anggapan itu tepat, karena banyak cara untuk menyikapi kurangnya lahan.

Sudah sering kita dengar, kita lihat, atau mungkin kita jalani saat ini, menyikapi kurangnya lahan dengan memanfaatkan sisa lahan yang ada untuk membuat budidaya tanaman tertentu. Ambil contoh dengan menggunakan sisa tanah untuk menanam buah, sayur, bunga, atau jenis lain yang tak membutuhkan banyak lahan.
Tanaman Sirih Merah
Saya mempunyai kenalan, pekarangan tak seberapa, tapi tak menyurutkan daya kreativitasnya untuk berbuat sesuatu. Mungkin sudah pernah kita mendengar istilah tabulampot, memanfaatkan pot untuk meyikapi keterbatasan lahan. Ada beberapa tanaman obat yang ada di sekitar rumah beliau, misalnya tanaman ki tolod dan sirih merah. Selain ditanam, pada satu pot diberi identitas nama tanaman sekaligus manfaatnya untuk pengobatan.
Ketela Pohon
Apa yang saya uraikan diatas hanya satu contoh, saya yakin masih banyak lainnya yang memanfaatkan keterbatasan lahan untuk sesuatu yang bermanfaat. Saya sendiri pernah mencoba memanfaatkan sedikit sisa halaman untuk menanam ketela pohon, meski pada penanaman pertama kurang membuahkan hasil maksimal, tapi minimal saya suka dengan perkembangan ketela pohon tersebut sampai saya manfaatkan ketela atau daunnya untuk sayur. Keterbatasan tak selalu menghadirkan kebuntuan ide, kalau mau sedikit kreatif, saya kira yang sedikit itu bisa memberi manfaat yang banyak. Bagaimana dengan Anda?. :)
Memanfaatkan Lahan Pekarangan 4.5 5 Sukadi July 19, 2013 Tanaman Ki Tolod Bagi sebagian orang, kurangnya lahan yang tersedia dipekarangan rumah menjadi ...


7 comments:

  1. Program semacam inilah yang harusnya kerap dipromosikan oleh pemerintah di perkotaan agar tidak bangun mall mulu

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya dukung program seperti ini :)

      Delete
  2. Rumah saya semua sudah semen, tidak ada area untuk berkebun, kalo rumah kosong sebelah dibelu mungkin bisa untuk berkebun :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. loh, kan bisa pake pot? :D

      Delete
  3. Saya juga senang memanfaatkan pekarangan Kang.. kadang cuma modal tebar biji macam jagung.. lah udah muncul beberapa hari kemudian

    ReplyDelete
    Replies
    1. pokoke nyenengke Kang, apalagi kalau sampai keluar hasilnya :)

      Delete
  4. wah meng inspirasi banget neh, kebetulan ada lahan d samping rumah

    ReplyDelete