Surat Cinta Buat Istriku

 On January 19, 2015  

Istriku, aku tahu malam ini kamu sudah tidur, karena ini bukan lagi malam, tapi sudah dini hari. Kurasa semenjak sinetron india yang biasa kau tonton usai, kamu langsung tidur. Bukankah demikian?. Hmmm, betapa aku masih hafal sedikit kebiasaanmu, kadang-kadang kau mengantuk
didepan televisi.

Istriku, bukan aku mau mengganggu, hanya ingin sedikit bercerita, mengungkapkan perasaan yang tak sempat kubisikkan saat hujan rintik-rintik dirumah kita. Sekedar mencurahkan perasaan seperti layaknya sinar matahari pagi yang dengan malu-malu menerobos lewat jendela kamar kita.

Istriku, aku sebenarnya malu, aku tak berharap orang menganggap aku mengumbar perasaan, tapi kiranya tak perlu ada yang dirisaukan, tak ada rahasia yang perlu disembunyikan. Karena aku merasa apa yang ingin kusampaikan jujur adanya. Kutuliskan surat cinta ini, tanpa kau baca hurufnya, kuyakin kau tahu apa yang tersirat didalamnya.

Istriku, aku hanya bisa menitipkan kerinduan ini lewat hening, mencurahkan lewat kata-kata, dan menuangkan dalam sepi yang kan terwujud dalam perasaan sayang yang semakin dalam.

Senyummu laksana mantera yang mampu meluluh lantakkan perasaanku. Kecantikanmu menawan perasaan, menyita hati dan menjadikanku tak ingin berpaling darimu.

Istriku, tak ada keraguan. Kau adalah bidadari yang berwujud, tak layaknya dongeng yang hanya penggambaran. Tunggulah waktu dimana kita akan bersama, dalam kebahagiaan kita lalu hari-hari. Suatu ketika, kita nikmati secawan madu, menatap pelangi dalam sebuah taman, anak-anak kita bermain, dalam samudera kasih kita arungi kehidupan.

Istriku, sudah hampir pagi. Ayam jago sudah ada yang berkokok, aku harus segera tidur. Tapi, kalau boleh kubertanya, dengan mantera apakah?, kau hujamkan rindu begitu dalam?.

Istriku, aku mencintaimu. Tunggulah saat sepasang angsa saling berpagut, mesra. Selamat tidur bidadariku.

Rph, 190115 #mylovelina
Surat Cinta Buat Istriku 4.5 5 Sukadi January 19, 2015 Istriku, aku tahu malam ini kamu sudah tidur, karena ini bukan lagi malam, tapi sudah dini hari. Kurasa semenjak sinetron india yang biasa ...


13 comments:

  1. Ngena banget suratnya. Walaupun gue belom nikah, masih muda hahaha

    http://firstanrude.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Buruan nikah, mumpung masih muda :)

      Delete
  2. Sebagai seorang lajang, saya banyak belajar dari surat cintanya pak sukadi ini :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih, semoga cepat menikah :)

      Delete
  3. wehh mantaf banget nih surat nya , isinya membawa seakan-akan kita menjadi bpk sukadi ,hehehehe Salam kenal pak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal, semoga bermanfaat, terimakasih :)

      Delete
  4. Duh om, bikin melting..

    "kutitipkan jua sepotong makna --> https://sangterasing.wordpress.com/2013/10/05/cinta-tak-berbuih/" *promo :P

    ReplyDelete
  5. Cepatlah pulang ke Palumbungan kang?
    Tulisan di atas membuat saya teringat masa-masa dulu bekerja berjauhan dengan istri.

    ReplyDelete
  6. aduh puisinya mantap sekali om sukadi hehehe , makin langgeng dan sehat selalu yah om :)

    ReplyDelete
  7. Kok kayak jatuh cinta lagi pak sama istri? :)
    Reaksi istri gimana pak setelah baca?

    ReplyDelete
  8. aduh romantisnya, mudah2an calonku seromantis ini. salam kenal kang Sukadi :)

    ReplyDelete
  9. koq kayaknya main surat suratan ni saya perhatikan

    ReplyDelete