Kongres PSSI Batal, Siap-Siap Kena Sanksi

Kekisruhan yang terjadi ditubuh PSSI belum juga berakhir, padahal kongres di Pekanbaru yang sedianya menentukan masa depan PSSI, ternyata harus dibatalkan. Pembatalan dilakukan karena terjadi kericuhan pada saat menjelang dibukanya kongres. Berikut sumber dari detiksport.com:

Pekanbaru - Terjadi kericuhan jelang dibukanya Kongres PSSI di Hotel The Premier, Pekanbaru. Sejumlah peserta kongres yang tak memiliki akreditasi memaksa masuk ke arena kongres.

Pada pukul 20.00 WIB, sekitar 20 orang peserta kongres yang merupakan anggota Komite Penyelamat Persepakbolaan Nasional (KPPN) yang tak memiliki akreditasi mencoba masuk ke arena kongres. Karena tak punya akreditasi, mereka pun dihalangi oleh tujuh petugas keamanan di depan pintu ruang kongres.

Ke-20 orang ini tetap memaksa masuk dan akhirnya terjadi cekcok dan saling dorong sekitar 7-10 menit. Karena jumlah yang tak berimbang, petugas keamanan akhirnya kewalahan dan peserta kongres tersebut berhasil menjebol pintu masuk dan masuk ke arena kongres.

Setelah masuk ke arena kongres, mereka kemudian melakukan orasi. Sementara para peserta kongres lain terlihat belum banyak yang masuk ke arena kongres. Kongres sampai saat ini belum dimulai.

Setelah dilakukan perundingan antara PSSI, perwakilan AFC, dan perwakilan dari FIFA, maka diputuskan bahwa kongres dibatalkan. Dengan demikian, PSSI harus siap-siap jikalau memang harus menerima sanksi dari FIFA terkait kerusuhan di arena kongres yang berujung pada pembatalan kongres.

Tentu saja pecinta sepakbola nasional dan mungkin sebagian besar rakyat Indonesia tidak berharap akan adanya sanksi, tapi, kalau memang harus mendapatkan sanksi ya mungkin itu sudah sewajarnya. Sudah lama kisruh ini jadi perhatian dunia internasional, dalam negeri gejolak timbul dimana-mana menuntut adanya perubahan. Daripada berlarut-larut permasalahannya, dan tidak jelas mau kemana arah PSSI, mungkin lebih baik diberi sanksi saja, sebagai pembelajaran, pendewasaan, dan siapa tahu dengan adanya sanksi malah bisa membuat perubahan seperti yang diharapkan oleh pecinta sepakbola tanah air. Sanksi tidak selalu berkonotasi negatif, pendewasaan lewat sebuah hukuman mungkin lebih baik dari pada terus-terusan ber-polemik. Semoga ada hikmah dari peristiwa ini. Semoga jaya sepakbola Indonesia....

22 comments for "Kongres PSSI Batal, Siap-Siap Kena Sanksi"

Comment Author Avatar
Semoga saja yang masih anteng duduk di kursi empuk bisa sadar.. ini waktunya memberi kesempatan kepada yang lainnya..

waduh mumet aku wis Kang kalau omongin bal-balan Indonesia
Comment Author Avatar
duh sayang juga ya... kok bisa sampe kayak gitu ...
namanya aja yang komite penyelamat :(

seharusnya tadi kita tungguin aja hasil kongres sampai selesai.... baru aksinya ditentuin... mo orasi kek, mo makan2 kek terserahlah...
Comment Author Avatar
Assalamu'alaikum
kenapa menyelesaikan masalah selalu dengan luapan emosi ya Kang. Kapan memiliki kedewasaan berfikir?
Comment Author Avatar
kyanya memang harus begitu kang, diberi sanksi....

sya sbagai orang kcil turut nonton aja sambil ngedumel...
Comment Author Avatar
memang carut marut bal-balane indonesia saiki gara-gara nurdin jahit mbulet ae kang sukadi, kei sanksi iku wes pek kapok,,,,hehehehe
Comment Author Avatar
moga aja sanksinya si nurdin kalid turun :D
Comment Author Avatar
@Lozz Akbar: Rasah mumet Kang, sak karepe, angel dikandani kok :D

@pri crimbun: saya rasa nggak ada yang bener, mending di sanksi saja biar pada nggak ribut :D

@Djangan Pakies: Walaikumsalam wr wb,
karena masing-masing punya "kepentingan" Kang :D

@Sugito Kronjot: diberi sanksi saja, biar bisa pada mikir, PSSI bukan tempat cari 'sesuatu' :(

@Arief Bayoe: bukan hanya nurdin, mas. sebenarnya masih banyak orang2 di PSSI yang perlu disoroti, kasian nurdin jadi bulan-bulanan sendirian :D

@Putu Yoga: nurdin lagi.. nurdin lagi... masih banyak lho orang-orang di PSSI, kenapa nggak milih yang lainnya juga untuk disalahkan? :D

@SI JUMBO: kacau balau.. :D
Comment Author Avatar
buang nurdin dan nugraha gak becoes...hehhhehe
Comment Author Avatar
Jadi malas ngikuti perkembangan PSSI...
Comment Author Avatar
Selama rejim nurdin halid dan genknya masih bercokol di PSSI saya haqqul yakin dunia sepakbola Indonesia tidak akan maju. Lha nh dan konco2nya kok ngotot mau berkuasa lagi, ada apa gerangan???
Comment Author Avatar
biarin saja kena sanksi, yang penting NH turun!
Comment Author Avatar
@grosir jam tangan: balau.. :D

@Adit Mahameru: buang tanpa sisa.. :D

@marsudiyanto: dari dulu saya sudah males Pak, nggak menarik sama sekali :D

@ALRIS: saya juga merasa sangat-sangat curiga, kenapa sampai sebegitunya mempertahankan dan seolah enggan melepaskan jabatan mereka :D
ada apa ini?, biarkan waktu yang menjawab :D

@r10: kenapa selalu NH yang disalahkan? bukankah di PSSI banyak orang selain NH? :D
Comment Author Avatar
Ah PSSI ga usah dipikirin. Yang waras ngalah saja lah kalo itu. Jadi spt sinetron saja :)
Comment Author Avatar
emang sebasah apa sich PSSI?... hingga banyak pihak, termasuk militer yang pengen ikut-ikutan nimrung di sono!
Comment Author Avatar
Banyak LSM2 yang cuman nebeng tenar tuh --"
Comment Author Avatar
kita ikuti saja babak selanjutnya semoga makin seru saja.... ga ada fair play lagi
Comment Author Avatar
POKONYA TURUNKAN NURDIN :D
Comment Author Avatar
biarin kena sanksi yg pnting urdin turunn
Comment Author Avatar
ayo turunkan nurdin,,,,koruptor jgn jadi pemimpin PSSI
Comment Author Avatar
@Andhy: lebih seru ini dibanding dengan sinetron :D

@Firaun Ngeblog: yang pasti basah gitu aja, sejauh mana kebasahannya bisa dilihat sendiri dari kekisruhannya :D

@Miftahgeek: ho'oh... mumpung :D

@mas-tony: di kartu merah saja semua mas, nggak usah ditunggu babak selanjutnya :D

@Rusa: kalau nggak kuat biarkan dia turun sendiri aja :D

@Tangguh: saya juga heran, ternyata Nurdin begitu hebat, jarang menemukan orang seperti dia, walau pun mungkin masih banyak yang lain yg seperti dia :D

@spot misteri: loh... kalau bisa nurdin turun dan jangan kena sanksi :D

@blog item: biarkan dia turun sendiri aja, di suruh turun dari dulu nggak mau, capek nyuruh2 terus he.he...