Latihan Dasar Panggul: Ternyata Ini 5 Hal yang Menyebabkan Otot Dasar Panggul Melemah

 On February 28, 2019  

Anda bisa jadi membutuhkan latihan dasar panggul secara teratur ketika mendapati kegiatan berkemih sedikit banyak terganggu. Bertemu dengan dokter urology adalah solusi medis yang baiknya diambil untuk mendapatkan obat terbaik demi meredakan masalah kesehatan satu ini. Selain itu diharapkan Anda pun menjalani gaya hidup yang membantu proses penyembuhan. Tentunya proses penyembuhan akan semakin lambat jika Anda hanya bersantai mengandalkan obat yang dikonsumsi padahal umur terus bertambah tua. 

Penyebab Otot Panggul Melemah 

Latihan untuk otot dasar panggul diperlukan jika dijumpai masalah ketika berkemih, misalnya kencing hanya keluar sedikit atau terjadi terus-menerus. Sehingga sering keluar masuk ke toilet yang tentu merepotkan dan kadang malah sampai ngompol di celana. Melemahnya otot dasar panggul memang lumrah dijumpai pada mereka yang sudah sepuh atau lanjut usia. Namun karena satu dan lain hal kondisi ini juga dialami oleh mereka yang masih muda, maka jangan dianggap remeh dan tetap menjaga kesehatan. 
Image by RobinHiggins in Pixabay 
Supaya lebih paham Anda bisa melirik deretan penyebab melemahnya otot dasar panggul berikut supaya diperhatikan dan dihindari sedini mungkin: 

1. Pernah menjalani operasi berhubungan dengan kandung kemih, 

Masalah lemahnya otot dasar panggul yang kemudian mempengaruhi kemampuan berkemih bisa disebabkan karena tindakan medis sebelumnya. Bisa jadi sebelumnya Anda punya masalah di kandung kemih kemudian menjalani operasi. Sehingga ada bekas luka di area tersebut yang membuatnya sensitif yang jika tidak memperhatikan kesehatan akan membuat otot panggul melemah. 

2. Sering mengalami konstipasi, 

Rupanya konstipasi atau sembelit juga menjadi penyebab otot dasar panggul menjadi lemah karena keseringan mengejan. Otot dasar panggul pun sering mengalami tekanan dan terdorong terus-menerus sehingga perlahan menjadi lemah. Bagi Anda yang bermasalah dengan sembelit baiknya tidak disepelekan apalagi jika terus berulang-ulang. Maka segera diobati, jika obat dari apotek sudah tidak mempan paling baik bertemu dengan dokter langsung. Konstipasi yang terus berulang pertanda ada yang abnormal pada pola makan ataupun sistem pencernaan. 

3. Bermasalah dengan berat badan berlebih, 

Kebanyakan orang yang mengalami obesitas juga bermasalah dengan otot panggul yang lemah sehingga butuh latihan untuk pemulihan. Otot dasar panggul menjadi lemah karena memang terlalu ditekan oleh berat badan berlebih. Salah satunya dari perut yang membuncit sehingga menekan area otot dasar panggul, jika berat badan terus bertambah makanan tekanan akan meningkat. Pertahanan otot dasar panggul pun akan kendur dan imbasnya pada gangguan berkemih. 

4. Sering mengangkat benda berat, 

Dalam kondisi tertentu seseorang memiliki pekerjaan dengan tuntutan mengangkat barang berat dan terjadi nyaris tahunan. Rupanya aktifitas mengangkat barang berat secara berlebihan dan kontinyu akan berakibat kurang baik bagi kesehatan. Ada ancaman mengalami syaraf ke jepit, tulang keropos, dan juga otot dasar panggul yang melemah. Baiknya Anda tidak mengangkat barang berat berlebihan dan berusaha menjalani pola makan yang baik dan istirahat yang cukup. 

5. Mengalami batuk dan berlangsung lama,

Melemahnya otot dasar panggul juga sering disebabkan oleh gangguan batuk yang berlangsung lama. Jika batuk hanya sebentar mungkin tidak masalah namun jika berlangsung sampai berbulan-bulan bahkan tahunan. Maka biasanya akan mempengaruhi kemampuan otot dasar panggul dan memperbesar resiko mudah mengompol. Baiknya saat batuk menyerang tidak dibiarkan begitu saja melainkan diobati agar lekas sembuh dan tidak menyebabkan masalah kesehatan lainnya. Sehingga Anda pun tidak perlu latihan dasar panggul karena kondisinya sehat. 
Latihan Dasar Panggul: Ternyata Ini 5 Hal yang Menyebabkan Otot Dasar Panggul Melemah 4.5 5 Sukadi February 28, 2019 Anda bisa jadi membutuhkan latihan dasar panggul secara teratur ketika mendapati kegiatan berkemih sedikit banyak terganggu. Bertemu denga...


1 comment: