Global Warming: Butuh Solusi Untuk Sebuah Solusi

Menanam Pohon Saja Belumlah Cukup, Butuh Solusi Lain Sebelum dan Setelahnya.

Saya percaya, Anda sudah sering dan paham tentang global warming atau yang lebih akrab dengan istilah pemanasan global. Sering kita dengar banyak orang mengkampanyekan untuk menanam pohon demi pencegahan pemanasan global, dimana pada saat ini dampak dari pemanasan global sudah sangat terasa. Salah satu solusi untuk mencegah pemanasan global adalah dengan menghilangkan gas karbon dioksida, dan  cara yang paling mudah adalah dengan memelihara pohon dan menanam lebih banyak lagi. Karena, pohon (terutama yang muda dan cepat pertumbuhannya) menyerap karbon dioksida yang sangat banyak, memecahnya melalui fotosintesis, dan menyimpan karbon dalam kayunya 1).

Terkait dengan pentingnya penghijauan bumi mengurangi kandungan gas karbon dioksida dengan penanaman pohon, perlu ada solusi sebelum dan setelahnya. Mengapa demikian?, hal ini berhubungan dengan sesuatu yang terkadang bertolak belakang. Hal yang beberapa waktu yang lalu saya lihat mungkin bisa jadi sebuah refleksi. Bagaimana tidak?, saya melihat beberapa orang petugas kebersihan menebangi pohon yang berada di taman pembatas jalan. Meski hanya sebagian (tidak dari bawah tapi dari batang tengah), namun hal tersebut bisa memberi sedikit gambaran bahwa teryata selain diharapkan keberadaannya juga mengganggu pula keberadaannya. Selain kejadian tersebut, mungkin masih banyak kejadian serupa yang ada ditempat/daerah lain. Sering juga mendengar berita akibat pohon tumbang akhirnya menjadikan pohon yang masih tegak berdiri ikut-ikutan ditebang.

Tidak ada yang salah dengan hal tersebut, karena faktor resiko juga perlu dipertimbangkan, karena mungkin saja kalau sampai nantinya pohon itu besar dan berkembang, jika ada angin besar resiko tumbang bisa mencelakakan pengguna jalan dan atau orang-orang yang bermukim disekitarnya. Jika pohon yang sudah besar dan berisiko itu dibiarkan akan mengancam keselamatan. Selain itu, jaringan kabel yang berada didekat pohon itu (mungkin) turut menjadi pertimbangan. Dan banyak alasan lainnya.

Kemudian saya berandai-andai, misalkan saja jaringan kabel listrik, telfon, dan sebagainya itu tertata dengan rapi, tentu dapat meminimalisir adanya penebangan pohon. Seandainya saja setiap kota punya 'sedikit' lahan yang disediakan khusus menjadi hutan kota. Betapa lama menunggu pohon untuk tumbuh besar, setelah besar ternyata harus ditebang, bukankah sayang?. Penanaman pohon untuk mencegah bahaya pemanasan global memang perlu, tapi penting juga untuk memperhatikan faktor lain yang sebenarnya juga tidak kalah penting guna keberlanjutan program penghijauan bumi. Apakah Anda punya solusi lain?

1) id.wikipedia.org

25 Comments:

  1. iya Kang, prnah terjadi jga kang kemarin waktu angin kenceng.

    semua phon di gunduli, waduh panas banget.

    ReplyDelete
  2. harusnya sih listrik itu di bawah tanah. kayak di jepang itu lho. jadi ngga perlu mengganggu pertumbuhan pohon.

    ReplyDelete
  3. @Sugito Kronjot: trus, butuh berapa tahun lagi ya Kang biar pohon itu tumbuh lagi?, apa malah dibiarkan nggak ada pohon sampai nantinya? he.he..

    @Bung Iwan: itulah Bung yang lagi saya angankan he.he..

    ReplyDelete
  4. sangatsetuju bukan kritikan yang kita berikan kepada org yg mencari solusi....

    ReplyDelete
  5. @rizved: tidak selalu solusi itu berbanding lurus dengan kenyataan, mas.. :)

    ReplyDelete
  6. sepintas baca judul artikelnya kok jadi inget ama mottonya pegadaian yah " Mengatasi masalah tanpa Masalah " tuker link otomatis dengan blog ku yuk disini http://blog.umy.ac.id/lintasberita/tukar-link-otomatis/

    ReplyDelete
  7. Penataan lingkungan seharusnya dilakukan secara tepat, jangan main asal pasang aja tpi tidak memikirkan tatanan yang lain.
    Perencanaan sebelum pembangunan dimulai harus bener2 diperhitungkan secara tepat agar tidak mengganggu suatu tatanan yang sudah ada...

    ReplyDelete
  8. @Lintasberita: tapi ini lain, bukan mengatasi masalah tanpa masalah, tapi butuh solusi terbaik agar semua berjalan baik pula :D

    @mabrurisirampog: terkadang asal Mas, untuk memasang jaringan kabel misalnya, harus nebang pohon dulu, atau bisa juga sebaliknya, harus nebang pohon untuk mengamankan yang sudah ada :(

    ReplyDelete
  9. yang ironis justru adalah, segelintir orang yang menggunduli hutan tapi dampaknya bagi semua orang

    ReplyDelete
  10. iya..
    itu menandakan..
    solisi tersebut tidak solutif

    ReplyDelete
  11. Pohon sekarang banyak ditebas dengan alasan pelebaran jalan

    ReplyDelete
  12. salam sahabat
    kalau menuju ginian yang pasti semoga bisa diantisipasi aja wes terima kasih

    ReplyDelete
  13. di dekat daerah rumah bunda, malah ada taman kota yg tdk begitu besar, namun cukup nyaman, malah digusur, krn dibuat jalan flyover ,Mas.
    utk mencari solusi tdk semudah diatas kertas krn kadang hrs mengorbankan hal yg justru diharapkan bisa memberikan solusi utk hal yg lain.
    jadi seperti lingkaran setan saja :(
    salam

    ReplyDelete
  14. @joe: itulah kenapa butuh solusi, bukan hanya menanam pohon saja, tapi perlu memusnahkan juga orang2 yang berfikir tentang perut mereka sendiri..

    @fharkhan: ada ide? :D

    @Aryo Seno: menanamnya sedikit, yang ditebang banyak, menanam pun juga belum tentu tumbuh semua.. :(

    @Dhana: semoga saja Mbak :)

    @bundadontworry: itulah Bunda, untuk menanam pohon agar bisa tumbuh butuh ketelatenan dan proses yang lumayan lama, yang sudah jadi malah digusur.. perlu di kaji ulang, bukan hanya menanam saja, tapi butuh solusi yang lain juga..
    salam

    ReplyDelete
  15. Harus ada manajemen resikonya ya?

    ReplyDelete
  16. usul saya, perbanyak lahan penyerapan air tanah
    atau istilah sekarang biopori
    jangan semua lahan ditutup semen, beton atau paving blok
    semoga bisa menjaga suhu permukaan tetap adem
    juga menjaga siklus air tetap lestari

    sedj

    ReplyDelete
  17. ya solusinya dipikir dan dijalani sama2 mas. Misalnya dengan mengurangi kendaraan pribadi. Dan lebih memanfaatkan fasilitas umum atau sepeda yang bebas polusi.
    Kalo mau nyediain hutan kota kasian para orang pinggiran lagi yang kena. Huhu

    ReplyDelete
  18. tp kabar terakhir lubang ozon sudah mengecil kang.. ;)

    ReplyDelete
  19. kalau ada pohon tumbang gara-gara angin, itu karena alam Kang.. siapa yang bisa mencegah kehendak alam? Initine penghijauan di tepi jalan tetep, cuma harus dimanajemen juga faktor keamanan serta keindahan.. lah kan lucu kang jika di pinggir jalan raya yang ditanam pohon pisang

    ReplyDelete
  20. Benar sekali. masalah global warming itu harus semakin di cermati untuk di carikan solusinya

    Salam 108CSR Your CSR Development Partner, Corporate Social Responsibility

    ReplyDelete
  21. @kangto: diharapkan demikian :)

    @sedjatee: sekarang pola pandangnya mulai berubah Kang, pada suka beton, aspal, dan sejenisnya. selain itu, banyak yang suka rumah gaya minimalis yang banyak unsur kacanya... :(

    @Ardian Bumi: semua butuh usaha bersama, Mas. perlu kesadaran, dan bukan hanya mementingkan urusan pribadi maupun golongan..

    @elnicolvengeance: benarkah? :D

    @Lozz Akbar: semua perlu perencanaan Kang, termasuk jenis pohon dan kondisi lingkungan. kalau misalnya mau ditanami pisang ya nggak apa-apa, daripada nggak ditanami sama sekali :D

    @electricfence: terimakasih

    @108CSR: yup, terimakasih :)

    ReplyDelete
  22. disini menanam, tapi yang disana membabat hutan, sama juga bo'ong.. :(

    ReplyDelete
  23. @Blo Sepakbola: memprihatinkan memang :(

    ReplyDelete
  24. harus kita dukung smua kegiatan yg mengurangi polusi..agar GW bisa minim...

    ReplyDelete
  25. iya Kang, prnah terjadi jga kang kemarin waktu angin kenceng.

    semua phon di gunduli, waduh panas banget.

    ReplyDelete