Tips Memilih Sabun Bayi Dan Merawat Kulit Bayi

Mempunyai anak yang masih bayi memang harus ekstra hati-hati dalam banyak hal, terutama dalam perawatan dan pengawasannya. Salah satu yang sensitif dan sering menimbulkan masalah kalau tidak hati-hati saat merawatnya adalah kulit bayi, kenapa demikian?, karena kulit bayi masih sensitif.

Memilih Sabun Bayi Untuk Si Buah Hati

Merawat Bayi / www.bilna.com
Sabun bayi menjadi salah satu yang tak boleh diabaikan begitu saja, meski terkesan sepele, namun kesalahan memilih sabun bayi bisa berakibat buruk bagi si kecil. Hal yang biasa terjadi akibat memilih sabun bayi adalah terjadinya iritasi pada kulit. Gejala dari iritasi kulit diantaranya adalah kulit kemerahan, gatal, kering, bersisik atau radang. Kalau hal itu sampai terjadi, kasihan si kecil dan orang tua yang repot juga.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, orang tua perlu selektif dalam memilih sabun bayi, tidak asal pilih atau sekedar terbujuk iklan. Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum memilih sabun bayi untuk si buah hati diantaranya:
  • Perhatikan komposisi atau bahan-bahan sabun mandi bayi. Hindari bahan Phenol, Glycol, Formaldehyde, Ammonia, Citrus dan Peppermint karena akan menyebabkan iritasi pada kulit bayi.
  • Pilihlah sabun mandi bayi dengan pH aman, yaitu minimal pH 5,5 hingga 6,5. Ukuran pH tersebut merupakan anjuran dari beberapa pakar kesehatan. Ukuran pH yang terkandung dalam sabun berpengaruh pada khasiatnya dalam menjaga kelembaban kulit bayi
  • Pilihlah sabun yang mengandung bahan-bahan alami yang menyehatkan. Bahan-bahan alami yang dianjurkan, yaitu Olive Oil, Palm Oil dan Coconut Oil. Bahan-bahan tersebut memiliki manfaat luar biasa untuk menjaga kelembutan kulit si buah hati.

Merawat Kulit Bayi

Bagi bayi yang baru lahir, kondisi kulit lebih sensitif, sehingga kulit bayi lebih rentan terkena masalah, kondisi kulit bayi seringkali mudah memerah, terutama di sekitar pipi, siku dan lutut. Oleh karena itu, dibutuhkan perawatan kulit yang tepat agar kulit bayi tidak mengalami gangguan. Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk merawat kulit bayi diantaranya:
  • Gunakan air hangat saat memandikan bayi. Jangan sampai air terlalu panas atau terlalu dingin, sebelumnya periksa dulu suhu air dengan memasukkan tangan atau siku ke dalam air. Sebaiknya bayi tidak mandi busa, karena dapat mengeringkan kulit bayi. Untuk menjaga kelembaban dan kelembut kulit bayi, tambahkan beberapa tetes baby oil tanpa pewangi ke dalam bak mandi. Gunakan sabun mandi khusus bayi.
  • Tekstur kulit bayi yang masih tipis membuat kulit mudah teriritasi, oleh karenanya sabun anti bakteri tidak cocok untuk kulit bayi. Jadi, hindari penggunaan sabun anti bakteri untuk memandikan si buah hati.
  • Gunakan handuk yang lembut untuk mengeringkan seluruh tubuh bayi, jangan sampai ada yang terlewatkan. Keringkan sampai lipatan-lipatan, seperi lipatan paha, siku, leher dan lipatan telinga.
  • Setelah mandi jangan lupa gunakan pelembab, karena salah satu faktor yang dapat mengeringkan kulit adalah air, oleh karenanya setelah si buah hati mandi gunakan body lotion yang aman untuk si buah hati. Gunakan pelembab yang mengandung sorbolone atau yang bersifat sederhana tanpa pewangi dan pewarna.
  • Saat cuaca sedang dingin, jangan terlalu sering memandikan bayi, karena cuaca dingin dan kelembaban rendah dapat mengringkan kulit. Saat kulit bayi kering, sebaiknya pakaikan pelembab.

Dengan memperhatikan hal-hal diatas, penting tentunya memperhatikan segala hal terkait sabun bayi atau perawatan kulit bayi, karena kulit bayi masih sangat sensitif. Semoga bermanfaat.

Referensi:
  • http://blog.melindacare.com/tips-memilih-sabun-mandi-bayi-yang-tepat/
  • http://wolipop.detik.com/read/2013/07/24/123711/2312782/234/cara-tepat-merawat-kulit-bayi-yang-masih-sensitif

Post a Comment for "Tips Memilih Sabun Bayi Dan Merawat Kulit Bayi"