Surat Cinta Buat Istriku

Istriku, aku tahu malam ini kamu sudah tidurr, karena ini bukan lagi
malam, tapi sudah dini hari. Kurasa semenjak sinetron india yang biasa
kau tonton usai, kamu langsung tidurr. Bukankah demikian? Hmmm, betapa
aku masih hafal sedikit kebiasaanmu, kadang-kadang kau mengantuk
didepan televisi.

Istriku, bukan aku mau mengganggu, hanya ingin sedikit bercerita,
mengungkapkan perasaan yang tak sempat kubisikkan saat hujann
rintik-rintik dirumah kita. Sekedar mencurahkan perasaan seperti
layaknya sinar matahari pagi yang dengan malu-malu menerobos lewat
jendela kamar kita.

Istriku, aku sebenarnya malu, aku tak berharap orang menganggap aku
mengumbar perasaan, tapi kiranya tak perlu ada yang dirisaukan, tak
ada rahasia yang perlu disembunyikan. Karena aku merasa apa yang ingin
kusampaikan jujur adanya. Kutuliskan surat cinta ini, tanpa kau baca
hurufnya, kuyakin kau tahu apa yang tersirat didalamnya.

Istriku, aku hanya bisa menitipkan kerinduan ini lewat hening,
mencurahkan lewat kata-kata, dan menuangkan dalam sepi yang kan
terwujud dalam perasaan sayang yang semakin dalam.

Senyummu laksana mantera yang mampu meluluh lantakkan perasaanku.
Kecantikanmu menawan perasaan, menyita hati dan menjadikanku tak ingin
berpaling darimu.

Istriku, tak ada keraguan. Kau adalah bidadari yang berwujud, tak
layaknya dongeng yang hanya penggambaran. Tunggulah waktu dimana kita
akan bersama, dalam kebahagiaan kita lalu hari-hari. Suatu ketika,
kita nikmati secawan madu, menatap pelangi dalam sebuah taman,
anak-anak kita bermain, dalam samudera kasih kita arungi kehidupan.

Istriku, sudah hampir pagi. Ayam jago sudah ada yang berkokok, aku
harus segera tidurr. Tapi, kalau boleh kubertanya, dengan mantera
apakah?, kau hujamkan rindu begitu dalam?.

Istriku, aku mencintaimu. Tunggulah saat sepasang angsa saling
berpagut, mesra. Selamat tidurr bidadariku.

Rph, 190115 #mylovelina

Bosan Dengan Berita Politik Indonesia

Sudah sejak lama saya merasa tidak suka melihat berita politik di televisi, membaca berita politik di media cetak maupun menyimak berita politik di portal berita online. Terlalu berat untuk dicerna, dan terlalu membosankan menurut saya. Saya merasa jenuh karena saat bicara politik Indonesia erat kaitannya dengan kesiapan kita (saya) untuk menahan emosi.

Tahun 2014 kemarin menjadi tahun yang ramai dengan berita politik, pemilihan legislatif sampai pemilu presiden menjadi sumber berita yang tidak ada habisnya. Kepemilikan media oleh para tokoh politik pun turut menjadi warna tersendiri dalam hingar bingar percaturan politik di Indonesia. Semua meriah dan membuat saya menjadi bosan karena terkadang ada keberpihakan media terhadap tokoh tertentu.
Bosan Dengan Berita Politik di Indonesia
Berita Politik di Televisi
Berita saat ini sedang ramai mengabarkan Komjen Budi Gunawan yang menjadi calon tunggal Kapolri, setelah sebelumnya tak ada jeda terkait berita jatuhnya pesawat Air Asia. Keputusan presiden mengundang pro kontra dan dianggap kontroverisal. Banyak LSM dan berbagai fihak yang memprotes dan menyayangkan keputusan Presiden Joko Widodo yang tidak melibatkan KPK dan PPATK dalam proses seleksi calon Kapolri. Banyak yang mempertanyakan mengenai keputusan presiden tersebut.

Belum usai mengenai pro kontra kelayakan Komjen Budi Gunawan menjabat sebagai Kapolri, siang tadi KPK mengumumkan mengenai keterlibatan Budi Gunawan dalam kasus tindak pidana korupsi dan menetapkannya sebagai tersangka. DPR tetap melakukan fit and proper test meskipun sudah ada pengumuman dari KPK terkait status Komjen Budi Gunawan, padahal Komisi III punya hak untuk menolak. Kalau diuraikan, sebenarnya masih banyak kelanjutan beritanya, namun saya sudah tidak tertarik, sehingga sebatas itu dulu yang saya sampaikan.

Tidak lucu. Pusing kalau lihat berita politik Indonesia, makanya saya malas untuk membicarakan perihal politik, karena hanya seperti lelucon, saya malah seperti orang bodoh karena merasa sebagai rakyat yang sering dibodohi, Oleh karenanya, saya merasa akan lebih baik kalau saya memilih tayangan yang tak ada kaitannya dengan kabar-kabar politik yang menjemukan tersebut. Tapi, tetap saja sulit, karena sekarang meski bukan siaran berita, tapi running text yang muncul di layar televisi tetap saja memberitakan mengenai politik yang sedang ramai. Lalu, apakah harus tidak menonton televisi?.

Voucher Diskon Di Blanja.com Dengan Menukarkan Telkomsel Poin

Bukan menjadi sebuah rahasia lagi bila saat ini banyak orang yang mulai tertarik dengan keberadaan toko online. Bukan karena semakin sedikitnya jumlah pasar, namun keberadaan toko online telah memberikan solusi jitu sebagai alternative jenis pasar konvensional seperti pasar tradisional dan pasar modern. Bukan tanpa alasan jika banyak orang yang beralih ke toko online sebagai pilihan dalam berbelanja, karena memang toko online memiliki nilai lebih bila dibanding dengan pasar atau toko konvensional.

Dari sekian banyak toko online yang ada, salah satu yang layak jadi pilihan untuk transaksi jual beli online adalah www.blanja.com. Barang yang dijual di blanja.com banyak dan bervariasi, mulai pakaian hingga barang elektronik, semua lengkap.
blanja.com
Bukan hanya dengan uang tunai saja untuk dapat melakukan transaksi belanja di blanja.com, namun juga dapat menggunakan poin untuk ditukarkan dengan diskon atau potongan harga. Ya, bagi para pelanggan Telkomsel, dengan poin yang dimiliki bisa ditukarkan dengan postongan harga, cashback, dan masih banyak lainnya. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah promo yang ditawarkan oleh Telkomsel yang bekerjasama dengan blanja.com, yaitu:
  • Diskon sampai dengan Rp 3 Juta
  • Cashback Rp 500,000 dengan penukaran 600 Telkomsel POIN
  • Cashback Rp 250,000 dengan penukaran 300 Telkomsel POIN
  • Anda juga berkesempatan untuk mendapatkan Voucher Prepaid Telkomsel senilai Rp 100,000 untuk 200 pembeli produk Bundling pertama
Additional Bundling :
  • Untuk pelanggan prepaid, dapatkan voucher senilai Rp 30,000 dan kuota up to 4.5 GB
  • Untuk pelanggan postpaid, dapatkan free 3 bulan pertama, selanjutnya Rp 80,000/bulan dengan value 2 GB data, 100 menit dan 100 SMS
Namun, perlu diperhatikan bahwa untuk mendapatkan banyak bonus seperti diatas, ada beberapa syarat dan ketentuan yang harus And abaca baik-baik agar tidak merasa dirugikan karena kurangnya informasi. Berikut adalah syarat dan ketentuan program dari Telkomsel di blanja.com, yaitu:
  • Cashback berupa voucher blanja.com
  • Voucher hanya berlaku khusus untuk pembelian Produk Bundling Telkomsel
  • Tidak berlaku untuk pembelian diluar produk bundling
  • Pihak blanja.com berhak membatalkan penggunaan voucher diluar pembelian produk bundling
  • Syarat dan ketentuan cashback dengan redeem POIN mengikuti syarat ketentuan Promo Telkomsel POIN di atas
  • Hanya berlaku untuk produk Bundling tertentu
  • Berlaku bagi pelanggan prepaid dan postpaid
  • Jumlah voucher terbatas
  • Hanya berlaku pada periode promo
Sangat menarik, bukan?. Saya sendiri selaku pelanggan Telkomsel sebenarnya kepingin banget bisa memanfaatkan kesempatan ini, namun sayangnya, ratusan poin yang saya miliki sudah saya tukarkan dalam undian berhadiah. Bagi Anda pelanggan Telkomsel yang mempunyai jumlah poin yang mencukupi, bisa menggunakan kesempatan ini untuk memperoleh keuntungan ganda, mumpung masih dalam periode promosi.

Nah, kiranya tak perlu berpikir panjang lebar untuk menentukan toko online yang layak Anda kunjungi, karena dengan banyaknya kemudahan dan keuntungan yang ditawarkan oleh blanja.com akan memanjakan konsumen dan tentu saja akan membuat para pelanggan menjadi puas.

Kisah Anak Durhaka

Menonton acara Sudut Pandang yang tayang di Metro TV malam ini turut mengungkit emosi saya. Meski hanya sebuah acara yang dibawakan oleh Fifi Aleyda Yahya, namun malam ini kisah yang diulas cukup membuat saya tertegun, geregetan, dan emosi.

Apa yang sebenarnya dibahas?, bahasan utamanya adalah mengenai anak yang menggugat ibu kandung gara-garanya adalah soal harta. Ironis memang, karena yang menggugat adalah anak kandung.
Ilustrasi gambar dari kisahimuslim.blogspot.com
Saya memang tak tahu persis permasalahan yang sebenarnya, karena yang saya tahu hanya berita di televisi, namun yang ingin saya garis bawahi adalah perselisihan antara anak dan ibu kandung gara-gara harta.

Apapun permasalahannya, yang namanya ibu adalah sosok yang patut dihormati, seburuk apapun dia. Karena beliau adalah orang yang mengandung selama sembilan bulan dan mempertaruhkan nyawa untuk melahirkan.

Ya, seperti yang disampaikan oleh salah satu narasumber: mungkin ini adalah kisah malin kundang di abad 21, kisah anak durhaka pada orang tuanya.

Saya masih diliputi emosi, meski itu bukan apa-apa saya, namun kisah anak yang menggugat ibu kandung membuat saya turut terpancing dalam keprihatinan.

Semoga saja ini hanya sedikit realita yang memberikan pelajaran bagi jutaan orang, jutaan anak yang jangan sampai berani pada orang tuanya, seburuk apapun orang tua (utamanya ibu), merekalah yang layak kita hormati. Apa yang mereka curahkan tak bisa dibalas dengan materi.

Seperti kata pepatah: "surga ditelapak kaki ibu".

Saya masih saja tak habis fikir, sampai acara usai masih saya rasakan betapa pedih rasa orang tua yang mendapat perlakuan kurang menyenangkan dari anak kandung mereka. Saya belajar banyak dari kasus semacam ini, jangan sampai hal ini terjadi pada seluruh keluarga di dunia.

#palwet:030115 email by BB8520

Cinta Harus Memiliki

Kalau memang siang ini kita tidak bertemu, mungkin ini adalah yang terbaik. Sesedih apapun, inilah kenyataan hidup. Terkadang kita tidak mengerti rencana besar dan rahasia itu akan kita ketahui saat semua sudah berlalu. Kita tidak dapat mengendalikan kejutan-kejutan diluar rencana, dan kita hanya bisa menjalani.
Aku bukan siapa-siapamu, terkesan berlebih bila aku mengungkap kesedihan, kangen, cinta, tapi ini adalah tentang adalah rahasia hati yang belum terkuak oleh tautan waktu.

Ada keterkaitan hati seorang laki-laki yang dengan perjuangannya berusaha mengenal seorang wanita. Sekuntum mawar pernah jadi saksi, hingga kini surat-surat cinta darimu masih tersimpan rapi, minimal kata-katanya masih melekat dalam ingatan.

Air mata pernah jadi saksi ketika seorang laki-laki dengan kejujurannya berusaha belajar untuk bertanggungjawab. Dan air mata pula yang jadi penanda "akhir" perjuangan seorang laki-laki. Tapi,
ternyata itu bukanlah akhir, itu adalah awal dimana benih mulai bersemi. Kini, masih tumbuh, meskipun tak bisa kita panen.

Cinta harus memiliki, katamu. Ya. Cinta memang harus memiliki. Sebagaimana aku yang telah memilikimu. Aku memilikimu, aku merasa itu. Tapi aku tidak ingin egois. Aku memilikimu, namun kubebaskan apa yang aku miliki untuk dapat menemukan kebahagiaannya, karena memang kebahagiaan itu tak bisa ditentukan dengan rumus matematika.

Aku tak ingin menggenggam cinta itu. Karena saat kugenggam, itu berarti aku telah mengekang kebebasannya.

Aku mencintaimu. Tapi aku tau batasan dimana cinta harus diletakkan. Jika cinta harus memiliki, sedari dulu aku telah memilikimu, karena sedari dulu aku mencintaimu. 10 tahun?, aku rasa lebih. Bukankah pelangi tetap indah meski tanpa hujan?

Sudahlah. Nikmati saja hidupmu. Temukan larik pelangi dalam hujan, dalam terik, dan dalam keadaan apapun.

Cinta tetaplah cinta. Sayang tetaplah sayang. Yang membedakan hanyalah dimensi, dimana hati meletakkan rasa dalam tempat yang seharusnya.