Top Opportunities for Indonesian freelancers

Thanks to the constantly growing online freelancing industry, Indonesians can finally make decent income from home. If you possess writing, designing, programming, or other types of skills, then you can easily start working online. 
There is a great choice of platforms that enable freelancers from Indonesia to connect with paying clients. You don’t need to waste time exploring several websites on your own; the following list of 8 platforms will help you make the best choice:

1. AsiaWriters.com
This website offers great opportunities for freelance writers from Indonesia. You can get a job for creative writing, academic writing, proofreading, editing, PowerPoint presentations, and more. The active writers working at AsiaWriters.com make an average monthly income of $700 $800. 

2. Freelancer
This website offers a versatile list of working opportunities for Indonesian freelancers. The jobs are classified in various categories, which enable translators, writers, web designers, accountants, marketing agents, and other professionals to find a job suitable for their skills. You don’t need to pay a fee to create the profile; all you need to do is develop a detailed portfolio and start applying for jobs. 

3. EssayWriters.net
If you have exceptional essay writing skills and hold at least a Bachelor’s degree, then you can start working on this website for decent payments of $6 – $14+ per page. Although the projects are more complex when compared to those you can land at other websites, the payments at EssayWriters.net are more generous. 

If the company approves your application, you will be expected to produce high-quality content free of any plagiarism, meet the deadlines, and follow the guidelines provided by the clients. 

4. PeoplePerHour.com
You can get a freelance job in four categories if you start using this platform: design, promotion, development, and content. 
The constant work stream will enable you to get the desired volume of work. The effective communication system that connects the clients with the freelancers is one of the greatest advantages of this website. In addition, you’ll be able to issue an invoice as a freelancer. 

5. FreelancerCareers.com
At this website, you can start writing on subjects associated to your interests and education. You need a Bachelor, MA or PhD degree to start working, as well as solid computer skills and a stable connection to the Internet. 

If you have any issues with the work or your clients, you can access the effective support department 24/7. 

6. iFreelance.com
This platform exposes you to hundreds of active projects classified in several categories: blogging, online marketing, writing, translation, retailing, accounting, photography, etc. The best part is that you won’t pay any commissions or fees on your earnings. The company requests a low membership fee on monthly basis. 

If you can work on various types of projects, you are allowed to create multiple profiles and make yourself attractive for different categories of clients.  

7. Compumatrix
This website was started as an international portal for innovative practices and solutions on online currency, ecommerce and digital monetization. Today, it serves as a social referral network where notable online entrepreneurs share their experience and advice. If you can become a regular contributor at Compumatrix, you’ll make decent earnings as a freelancer. 

* Make the right choice for your unique set of skills
Each Indonesian freelancer is skilled in different categories and has unique experience. Your qualifications should be the guiding point when choosing the right freelance platform for you. The options listed above will help you make the final decision.    


photo
Melissa Johnson
Guest-blogger| Freelance writer
 

Jangan Asal Membegal!

Begal, mendengar istilah itu saja sudah membuat merinding, ya, dengan semakin banyaknya aksi pembegalan sekarang ini membuat orang jadi tak tenang. Saat bepergian selalu merasa was-was, apalagi dengan berita yang hampir tiap hari muncul diberbagai media. Begal identik dengan kejahatan dengan kekerasan, karena para begal seolah tak punya hati sehingga dengan tega melakukan tindak kekerasan pada korbannya.
Tengok saja diberbagai berita, setiap aksi pembegalan hampir selalu dibarengi dengan aksi kekerasan. Tak sedikit korban pembegalan harus kehilangan nyawa mereka. Saya pun juga merasa was-was saat bepergian sendiri, khususnya saat sepi atau dimalam hari. Manusiawi, kan?.

Begal Tak Punya Hati?
Pagi ini saya mendapat cerita dari Ibu saya yang baru pulang dari pasar, terkait dengan aksi pembegalan yang terjadi kemarin. Seorang begal "bodoh" harus merelakan anaknya jadi korban pembacokan, karena saat pulang dari sekolah diwaktu yang sudah gelap, dia jadi korban pembegalan. Lucunya, yang membegal dan membacok anak tersebut adalah bapaknya sendiri. 

Ceritanya, saat pulang sekolah anak tersebut dibacok dan diambil motornya. Si begal meninggalkan korban dan membawa sepeda motor pulang. Sesampai dirumah si istri kaget dan bertanya pada suaminya tersebut, dimana anaknya kok hanya sepeda motornya saja yang dibawa pulang. Karena baru menyadari kalau ternyata yang dibegal dan dibacok tadi adalah anaknya sendiri, sibegal tersebut akhirnya pingsan.

Entahlah, apakah berita ini benar atau tidak, karena biasanya kabar semacam ini cepat berkembang, apalagi kalau sudah di pasar. Saya mencoba mencari tahu kebenarannya dengan mencari referensi di google, tapi tak ketemu berita yang bisa dibilang valid. Namun, saya hanya menemukan satu post di forum kaskus dengan kabar yang serupa seperti kabar yang saya terima dari Ibu saya tersebut. Bisa baca disini.

Sudahlah, abaikan saja soal benar salah. Saya hanya ingin mengambil sebuah hikmah dari kabar yang masih diragukan kebenarannya tersebut. Bagi para begal, ada baiknya berfikir ulang untuk melakukan kejahatan. Kemungkinan buruk bisa saja terjadi, misalkan saja yang dibegal adalah anak, istri, saudara, tetangga, teman. Itu masih belum apa-apa, bagaimana kalau sampai tertangkap dan dihakimi massa?, dihajar, atau bahkan dibakar hidup-hidup. Mengerikan.

Buat para begal, sudah, hentikan aksimu, ingatlah kemungkinan terburuk yang bisa menimpa, bagaimana kalau tertangkap massa dan dibakar hidup-hidup?. Jangan asal membegal, sudahi saja aksimu.

Maraknya aksi pembegalan membuat masyarakat resah, ketakutan untuk keluar malam atau berkendara sendirian dijalan yang sepi membuat orang kehilangan keberaniannya. Semoga saja kondisi kemabali normal, tak ada lagi begal yang menjadi momok menakutkan.

Goyangan "Hot" Penyanyi Dangdut

Dangdut, jenis musik yang memang sudah melegenda di Indonesia, selain musiknya yang enak di dengar, lagu dangdut juga identik dengan goyangan alias joget. Tapi, jangan membandingkan antara dangdut dulu dengan sekarang, karena sudah barang tentu jauh berbeda, termasuk musik dan cara bergoyangnya (meski tidak semua). Menurut saya, jaman sekarang banyak ditemukan lagu yang hanya mengandalkan musik dan goyangan saja, soal suara?, itu bisa diperdebatkan!.

Entah mengapa, sekarang ini banyak kita temui banyak penyanyi yang terkenal karena goyangnya yang 'hot', bukan karena kualitas suara atau musikalitasnya. Tengok saja, banyak  julukan para penyanyi yang diambil dari goyangannya. Sebut saja goyang ngebor, goyang gergaji, goyang patah-patah, goyang ngecor, goyang itik, goyang kayang, dan masih ada lainnya.
Orkes Dangdut
Sering kita lihat di televisi maupun video di youtube yang menyajikan goyangan 'erotis' dari para penyanyi dangdut. Memang, dangdut memang identik dengan goyangan, tapi sepertinya terlalu berlebihan jika goyangan yang ditampilkan terlalu menonjolkan erotisme dan sensualitas. Maka tak mengherankan jika penyanyi dangdut banyak yang di cap sebagai penjual sensualitas dan mengeksploitasi tubuh ketimbang eksploitasi suara. Bahkan, dulu sampai ada kasus peng-haram-an lagu untuk penyanyi tertentu oleh si raja dangdut. Maaf, penyanyi dangdut yang saya maksud disini bukan berarti semua penyanyi dangdut, tetapi hanya sebagian penyanyi yang membawakan lagu-lagu dangdut.

Anda kurang percaya?, coba saya mencari referensi di google, atau langsung saja mencari di penyedia layanan video lainnya, seperti youtube misalnya. Di sana banyak sekali kita saksikan para penyanyi yang bergoyang seperti kesurupan, bergaya yang tidak layak untuk di ekspose didepan orang banyak.

Yang lebih membuat miris lagi, banyak dari mereka yang melakukan goyangan 'hot' didepan anak-anak. Entahlah, siapa yang salah dalam hal ini, karena anak-anak ingin mendapatkan hiburan, sedangkan penyanyi juga ingin menunjukkan "kelebihannya". Makin kesini makin tidak jelas, sepertinya tak ada sekat pembeda antara konsumsi masing-masing tingkatan usia. Anak-anak sudah dijejali dengan pertunjukan yang sedemikian rupa, entah jadi apa nantinya, biarkan waktu yang menjawab.

Saya juga penikmat lagu dangdut, pada sisi tertentu saya suka dangdut dan jogetannya, namun kurang sepakat jika yang ditonjolkan hanya goyang 'hot' dan lirik yang 'kurang mendidik' saja, apalagi jika disuguhkan dihadapan anak-anak. Mohon koreksi bila saya keliru. Bagaimana pendapat Anda?.

Doa Mohon Kutukan Emha Ainun Nadjib

Sebelumnya saya pernah menulis disini mengenai Emha Ainun Nadjib dan buku Jejak Tinju Pak Kiai, sempat saya singgung sedikit disana mengenai buku yang ditulis beliau, yang kebetulan tidak saya ketemukan. Ya, saya pernah mempunyai sebuah buku karya Cak Nun, judulnya Doa Mohon Kutukan. Namun sayangnya buku itu saat ini entah kemana. Ada dua kemungkingkinan, hilang, atau saya yang lupa menaruhnya. Tapi, kemungkinan pertama prosentasenya lebih besar, saya merasa buku itu telah hilang.

Secara nominal harga, barangkali buku tersebut tidaklah seberapa mahal, saya dulu mendapatkannya dipasar loak disekitar Keraton Surakartan sekitar tahun 2002. Tapi, secara nilai saya merasa buku tersebut sangatlah berharga. Dari buku itulah saya mendapatkan banyak ilmu soal kehidupan, sudut pandang saya sedikit berubah dalam menyikapi beberapa hal.

Ya, Doa Mohon Kutukan adalah buku terbitan tahun 1994 (kalau tidak salah ingat), sebuah buku kumpulan puisi, isinya banyak kritik tentang kepemimpinan orde baru. Ada juga soal pengorbanan demi kebaikan orang banyak, serta perihal hakekat penciptaan alam serta peruntukannya bagi manusia, mohon koreksi kalau saya keliru.

Ketidak sengajaan telah mempertemukan saya dengan buku ini, tulisan seorang tokoh yang hingga kini menjadi "panutan" yang saya kagumi, Emha Ainun Nadjib. Wajar bila akhirnya saya merasa begitu kehilangan, soalnya untuk mencari buku ini di toko buku rasa-rasanya sudah tidak ada lagi.

Memang untuk menemukan isi dari buku ini sangat mudah di internet, saya coba mencari lewat bantuan google dan menemukan beberapa tulisan dan juga isi dari buku ini. Salah satu puisi yang termuat dalam buku ini dan juga digunakan sebagai judul buku adalah Doa Mohon Kutukan. Berikut ini puisi tersebut:
________________________

DOA MOHON KUTUKAN

dengan sangat kumohon kutukanMu, ya Tuhan
jika itu merupakan salah satu syarat agar pemimpin-pemimpinku
mulai berpikir untuk mencari kemuliaan hidup,
mencari derajat tinggi dihadapanMu
sambil merasa cukup atas kekuasaan dan kekayaan yang telah ditumpuknya

dengan sangat kumohon kutukanMu, ya Tuhan
untuk membersihkan kecurangan dari kiri kananku,
untuk menghalau dengki dari bumi
untuk menyuling hati manusia dari cemburu yang bodoh dan rasa iri

dengan sangat kumohon kutukanMu, ya Tuhan
demi membayar rasa malu atas kegagalan menghentikan
tumbangnya pohon-pohon nilaiMu di perkebunan dunia
serta atas ketidaksanggupan dan kepengecutan dalam upaya
menanam pohon-pohonMu yang baru

ambillah hidupku sekarang juga,
jika itu memang diperlukan untuk mengongkosi tumbuhnya ketulusan hati,
kejernihan jiwa dan keadilan pikiran hamba-hambaMu di dunia

hardiklah aku di muka bumi, perhinakan aku di atas tanah panas ini,
jadikan duka deritaku ini makanan
bagi kegembiraan seluruh sahabat-sahabatku dalam kehidupan,
asalkan sesudah kenyang, mereka menjadi lebih dekat denganMu

jika untuk mensirnakan segumpal rasa dengki di hati satu orang hambaMu
diperlukan tumbal sebatang jari-jari tanganku, maka potonglah
potonglah sepuluh batangku, kemudian tumbuhkan sepuluh berikutnya
seratus berikutnya dan seribu berikutnya,
sehingga lubuk jiwa beribu-ribu hambaMu
menjadi terang benderang karena keikhasan

jika untuk menyembuhkan pikiran hambaMu dari kesombongan
dibutuhkan kekalahan pada hambaMu yang lain,
maka kalahkanlah aku, asalkan sesudah kemenangan itu
ia menundukkan wajahnya dihadapanMu

jika untuk mengusir muatan kedunguan dibalik kepandaian hambaMu
diperlukan kehancuran pada hambaMu yang lain,
maka hancurkan dan permalukan aku,
asalkan kemudian Engkau tanamkan kesadaran fakir dihatinya

jika syarat untuk mendapatkan kebahagiaan
bagi manusia adalah kesengsaraan manusia lainnya,
maka sengsarakanlah aku
jika jalan mizanMu di langit dan bumi memerlukan kekalahan dan kerendahanku,
maka unggulkan mereka, tinggikan derajat mereka di atasku
jika syarat untuk memperoleh pencahayaan dariMu
adalah penyadaran akan kegelapan, maka gelapkan aku,
demi pesta cahaya di ubun-ubun para hambaMu

demi Engkau wahai Tuhan yang aku ada kecuali karena kemauanMu,
aku berikrar dengan sungguh-sungguh
bahwa bukan kejayaan dan kemenangan yang aku dambakan,
bukan keunggulan dan kehebatan yang kulaparkan,
serta bukan kebahagiaan dan kekayaan yang kuhauskan

demi Engkau wahai Tuhan tambatan hatiku,
aku tidak menempuh dunia, aku tidak memburu akhirat,
hidupku hanyalah memandangMu
sampai kembali hakikat tiadaku

EMHA AINUN NADJIB
DARI KUMPULAN PUISI “DOA MOHON KUTUKAN” – 1994
________________________

Dengan pengalaman ini bisa diambil sebuah hikmah dimana buku adalah sesuatu yang sangat berharga, tak ternilai disaat kita merasa mendapatkan sesuatu yang berharga didalamnya. Semoga saja hal ini tidak terjadi pada buku-buku saya lainnya, dimana terkadang saya lupa simpan atau ada yang meminjam tanpa permisi.

5 Penginapan Murah Dekat Objek Wisata Jogja

Hotel di Yogyakarta – Yogyakarta (Jogja) memiliki banyak objek wisata yang tersebar hampir di semua pelosok kota, mulai dari Kaliurang sebagai pusat objek wisata alam, Merapi, Gunung Kidul yang terkenal dengan Pantai Parangtritisn, dan Malioboro sebagai pusat perbelanjaan. Masing-masing objek wisata tersebut berjarak cukup jauh, sehingga Anda harus menginap di dekat objek wisata untuk menghemat biaya dan waktu. Jadi, sebelum Anda berangkat ke Jogja untuk berwisata, ada baiknya Anda menentukan terlebih dahulu ke mana tujuan wisata Anda dan tentukanlah hotel Jogja mana yang ingin dipesan sebagai tempat menginap.
Quin Colombo Hotel / gbr: www.goindonesia.com
Berikut beberapa hotel yang lokasinya dekat dengan objek wisata, namun memiliki tarif yang cukup murah dan bersahabat. Mungkin hotel-hotel bisa jadi referensi dan salah satunya menarik minat Anda

1. Bifa Hotel Jogja
Hotel di Jogja yang terletak tidak jauh dari objek wisata adalah Bifa Hotel. Hotel ini berlokasi di Jalan Perintis Kemerdekaan No. 87 Kotagede, Yogyakarta. Kotagede adalah salah satu pusat kerajinan perak di Yogyakarta dan terdapat banyak toko-toko, serta pengrajin perak di tempat ini. Selain dekat dengan Kotagede, hotel ini juga dekat dengan objek wisata Kebun Binatang Gembira Loka. Masyarakat Jogja maupun wisatawan juga banyak yang menyempatkan diri untuk berkunjung ke kebun binatang ini, baik untuk berekreasi atau sekedar berlibur.

Bifa Hotel Jogja menyediakan kamar standar dengan tarif relatif terjangkau. Hotel bintang dua ini memiliki fasilitas memadai, diantaranya restoran, tempat parkir yang luas, kamar mandi, jasa binatu, serta layanan kamar. Sementara itu, kamar hotel tersedia televisi, lemari, meja kerja, kamar mandi yang dilengkapi dengan shower.

2. Hotel Jentra Dagen Malioboro
Jika Anda ingin berkunjung ke Malioboro, Anda ingin mencari hotel bintang tiga yang berlokasi di sekitar Malioboro atau didekatnya dengan tarif murah, maka pilihannya adalah Hotel Jentra Dagen Malioboro. Hotel bintang tiga ini memiliki fasilitas yang tidak perlu ada pertanyaan lagi karena hotel yang memiliki 64 kamar dilengkapi dengan berbagai hal yang akan memudahkan dan membuat Anda merasa nyaman selama menginap di hotel. Berbagai fasilitas yang akan didapatkan, diantaranya restoran, tempat parkir yang luas, akses internet gratis, jasa laundry, layanan kamar 24 jam dan concierge.

Kamar hotel didesain sedemikian rupa, sehingga memberikan kesan nyaman. Hotel ini menyediakan televisi, tempat tidur yang luas, kamar mandi yang bersih dan dilengkapi dengan shower, serta pendingin ruangan. Selain itu, beberapa kamar juga dilengkapi dengan sofa dan ruang tamu pribadi. Hotel Jentra Dagen beralamat di Jalan Dagen Malioboro No. 85 Malioboro, Yogyakarta.

3. Quin Colombo Hotel
Bagi Anda yang berminat dan ingin berwisata ke Candi Prambanan yang indah, tempat menginap yang kami sarankan adalah Hotel Quin Colombo. Hotel ini berada di Jalan Raya Yogya-Solo Km. 14 Kalasan, Prambanan, Yogyakarta. Hotel bintang tiga ini termasuk salah satu hotel murah yang berlokasi dekat dengan objek wisata. Selain itu, hotel yang memiliki 69 kamar ini juga dekat dari Bandara Internasional Adisucipto.

Berbagai fasilitas umum yang bisa Anda nikmati ketika menginap di hotel, diantaranya pusat bisnis, restoran dengan berbagai menu baik lokal maupun menu Indonesia, akses internet gratis, kolam renang yang berada di tempat terbuka, tempat parkir yang luas, pusat spa dan pijat, layanan laundry, dan layanan kamar. Quin Colombo Hotel termasuk salah satu penginapan yang unik karena beberapa kamar dilengkapi dengan balkon pribadi, sehingga cukup nyaman apabila digunakan untuk melihat pemandangan pada siang maupun pada malam.

4. Cakra Kusuma Hotel
Daftar hotel selanjutnya di Yogyakarta yang berlokasi dekat dengan objek wisata Kaliurang adalah Cakra Kusuma Hotel. Kaliurang adalah salah satu tujuan wisatawan yang datang ke Yogyakarta untuk menikmati keindahan alam pegunungan. Beberapa pemandangan indah yang bisa Anda saksikan dari Kaliurang, diantaranya Gunung Merapi, Anda juga bisa menemukan beberapa goa peninggalan Jepang di tempat ini, serta beberapa bangunan bersejarah. Iklimnya yang sejuk dan dingin menyebabkan Kaliurang banyak dimanfaatkan sebagai tempat refreshing bahkan sejak zaman Belanda.

Cakra Kusuma Hotel beralamat di Jalan Kaliurang Km. 5.2 No. 25 UGM Yogyakarta. Fasilitas yang akan Anda dapatkan dari hotel ini adalah restoran, akses internet, kolam renang, tempat parkir, tempat belanja, jasa binatu, serta layanan kamar. Selain itu, beberapa objek wisata yang bisa Anda akses dengan mudah dari tempat ini diantaranya adalah Candi Sambisari, Candi Sari dan Candi Kalasan.

5. Amaris Hotel Diponegoro Jogja
Hotel yang memiliki nuansa cerah ini beralamat di Jalan Diponegoro 87, Tugu Jogja, Yogyakarta. Hotel ini berlokasi cukup dekat dengan Tugu Jogja yang merupakan salah satu ikon wisata Jogja dan sering dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun mancanegara. Hotel ini juga dekat dengan Keraton Yogyakarta, Jalan Malioboro, serta Stasiun Tugu Yogyakarta.

Ada sekitar 71 kamar dengan berbagai fasilitas yang bisa dinikmati di hotel ini, mulai dari penyejuk ruangan, televisi, meja kerja, sofa, kamar mandi yang dilengkapi dengan shower, serta beberapa fasilitas umum, seperti restoran, tempat parkir yang luas, jasa laundry. Fasilitas pendukung yang juga bisa Anda nikmati, yakni akses internet gratis di kamar maupun di tempat umum.

Nah itulah pilihan 5 penginapan murah oleh Goindonesia.com