Mengenal Lebih Jauh mengenai Alat Pelacak Mobil

Teknologi yang semakin maju membawa berbagai penemuan yang sebelumnya tidak pernah dipikirkan sebelumnya. Salah satu alat hasil penemuan yang saat ini semakin umum dipergunakan adalah alat pelacak mobil. Alat ini merupakan sebuah alat yang bisa dipergunakan untuk melacak keberadaan atau posisi dari sebuah mobil. Alat ini menjadi semakin populer mengingat saat ini tingkat pencurian kendaraan bermotor juga semakin meningkat dan para pemilik mobil tentunya ingin selalu memantau keberadaan mobil mereka.
Sebenarnya ada banyak sekali manfaat dari penggunaan alat pelacak mobil GPS Super Spring yang bisa dimanfaatkan oleh para penggunanya yaitu:

  • Untuk memantau keberadaan mobil. Hal ini akan sangat bermanfaat bila mobil tersebut dicuri dan sang pemilik ingin bisa mendapatkannya kembali.
  • Alat ini juga semakin banyak dipergunakan oleh industri-industri yang mempergunakan banyak kendaraan dalam proses produksi ataupun proses distribusi mereka. Para pemilik perusahaan bisa mempergunakan alat ini untuk memantau penggunaan masing-masing mobil milik perusahaan, apakah sudah sesuai dengan rute yang telah ditetapkan ataukah tidak. Secara tidak langsung, penggunaan alat ini akan meningkatkan tingkat kedisiplinan para pengendara kendaraan tersebut, dan untuk pihak perusahaan sendiri, alat ini bisa dipergunakan untuk memberikan data mengenai performa dari para supir mereka yang nantinya akan dijadikan bahan evaluasi.
  • Di beberapa negara seperti Amerika Serikat, alat pelacak mobil dipergunakan dalam sistem transportasi massal seperti bus, dimana alat ini akan merekam data-data seperti lokasi bus pada waktu tertentu, yang nantinya bisa dijadikan bahan evaluasi bagi para supir mengenai efisiensi dan ketepatan waktu mereka dalam menjalankan bus sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
  • Beberapa sistem dari alat pelacak mobil itu sendiri telah dilengkapi dengan fitur tambahan seperti kemampuan sang pemilik mobil untuk mengontrol mobil mereka dari jarak jauh, termasuk mengunci pintu secara otomatis atau mematikan mesin mobil dari jauh.

Secara umum, ada dua macam alat pelacak mobil yang ada di pasaran yaitu alat pelacak yang aktif dan yang pasif. Alat pelacak yang dipergunakan di sebuah kendaraan akan merekam berbagai data misalnya saja lokasi atau koordinat kendaraan, kecepatan mobil, arah atau tujuan mobil, serta berbagai data lainnya. Untuk alat pelacak yang pasif, data-data tersebut akan disimpan didalam sistem penyimpanan yang ada, yang nantinya akan ditransfer secara manual oleh sang pemilik mobil. Berbeda dengan sistem pasif, alat pelacak dengan sistem aktif akan langsung mengirimkan data-data tersebut ke sang pemilik melalui jaringan internet ataupun melalui satelit.

Pada umumnya, alat pelacak mobil ini sudah terintegrasi dengan alat GPS, yang akan memberikan manfaat ganda kepada sang pemilik mobil. Namun, ada juga beberapa produsen lain yang khusus membuat alat ini dan terpisah dari alat GPS itu sendiri. Alat pelacak yang sudah terintegrasi dengan GPS merupakan alat yang paling populer karena lebih praktis dalam penggunaannya dan juga lebih mudah ditemukan di pasaran.

Dalam pemilihan alat pelacak mobil, ada begitu banyak hal yang perlu menjadi perhatian. Para pembeli perlu memperhatikan harga yang ada dan melakukan perbandingan dari satu tempat ke tempat lain agar bisa mendapatkan penawaran terbaik. Selain itu, perlu juga memperhatikan sumber tenaga yang dipergunakan dan juga sistem instalasi atau sistem pemasangan. Beberapa produsen mematok biaya bulanan untuk alat ini, sesuai dengan tingkat kebutuhan sang pemakai. Penggunaan alat pelacak seperti ini bisa sangat bermanfaat, namun tentu saja perlu disesuaikan dengan tingkat kebutuhan dan juga budget yang ada, agar bisa memberikan hasil yang optimal.

SMS Iklan dan SMS Penipuan

Sebenarnya bukan kejadian baru lagi ketika banyak orang yang mengeluhkan mengenai adanya SMS yang terindikasi sebagai SMS penipuan. Entah minta pulsa, lowongan pekerjaan, suruh transfer uang, jual tanah, SMS dari cewek yang menawarkan diri serta meminta dihubungi lewat nomor telfon premium, dan lain sebagainya. Malah, saat ini tambah banyak variasi SMS tidak mutu dan terindikasi ingin menipu seperti diatas. Menyedihkan.
SMS dari salah satu provider
Bisa dimaklumi ketika yang mengirimkan pesan itu dari provider, misalnya mengenai penawaran tarif, bonus, layanan, atau apa saja yang terkait dengan provider tersebut. Tapi, menjadi sebuah pengecualian bila yang SMS provider tapi isinya iklan produk atau kegiatan tertentu. Ini agak tidak mengenakkan juga. Misalkan saja seperti apa yang pernah saya dapatkan mengenai pemberitahuan tentang adanya pameran gadget, dan SMS nya dikirim bukan hanya sekali, tapi beberapa kali.

Tapi, yang lebih mencengangkan lagi, bila SMS datang dari produk tertentu, pengalaman saya pernah dapat SMS dari warung makan, hotel, pasta gigi, dan beberapa produk yang sudah saya lupa mereknya. Terus, dari mana mereka dapat nomor HP kita?, lama-lama saya mulai curiga, jangan-jangan nomor kita diperoleh dari provider kita saat ini?.

Meskipun terkesan "sepele", namun tetap saja penawaran yang tak kita harapkan ini jadi pengganggu. Persoalannya bukan hanya sekedar kirim dan terima pesan, namun bila sudah ada unsur bisnis dalam pesan ini, bukankah ada yang diuntungkan namun ada yang merasa dirugikan?. Ingat, produk yang pasang iklan dimedia massa itu bayar, tapi apakah yang iklan lewat sms itu juga bayar?. Kalau iya, berarti sudah jelas siapa yang harus dipersalahkan.

Banyak kerancuan dan segarnya ide bisnis dari berbagai fihak membuat segala sesuatu terkesan di halalkan. Menurut pandangan saya, akan lebih baik kalau provider lebih selektif dalam memberlakukan ketentuan, termasuk SMS dari fihak ketiga yang belum tentu diharapkan oleh penerimanya. Sekali lagi, bukan soal terima atau kirim SMS saja, tapi soal kenyamanan dan hak kewajiban masing-masing fihak.

Tidur Itu Berselimut

Sebelum Anda putuskan untuk membaca postingan ini sampai usai, ada baiknya Anda pertimbangkan terlebih dahulu, karena tulisan ini hanya akan membahas sedikit tentang selimut, lebih tepatnya lagi mengenai kebiasaan tidur berselimut he.he... Sekedar cerita, anak saya setiap tidur hampir selalu menolak saat dipakaikan selimut, mungkin karena sudah terbiasa tidak berselimut. Tapi kebalikannya dengan saya, apapun keadaannya, setiap tidur malam rasanya belum lengkap kalau belum menggunakan selimut, apapun jenis selimutnya. 
Tidur Nyenyak
Bukan sesuatu yang aneh memang, tapi kiranya setiap orang memiliki kebiasaan sendiri-sendiri dalam menyikapi nikmatnya memejamkan mata. Kalau dingin wajar berselimut, tapi bagi saya dingin atau panas sebisa mungkin mengenakan selimut, minimal ada selimut didekat saya.

Sebenarnya setiap kebiasaan itu mempunyai plus minus masing-masing, karena sepertinya hal seperti ini sudah menjadi hukum alam, layaknya kebiasaan-kebiasaan lainnya. Namun patut menjadi catatan, hal-hal yang dianggap kecil semacam ini bisa menjadi besar manakala orang keliru dalam menyikapinya. 

Tidur itu berselimut, asyik, apalagi kalau berselimut mimpi indah. Tidur itu berselimut, tapi awas, jangan sampai ada musuh dalam selimut. Tidur itu berselimut, asal jangan pakai selimut tetangga, ingat baik-baik kata Repvblik: "mana mungkin selimut tetangga, hangati tubuhku dalam kedinginan...". Apapun adanya, paling enak adalah selimut milik sendiri, bukan selimut tetangga. #eh

Sepak Bola Sebagai "Bahasa" Pemersatu

Terkadang saya merasa miris saat mendengar kabar mengenai persepakbolaan di Indonesia, bagaimana tidak?, prestasi tak kunjung diraih namun kabar negatif sering muncul kepermukaan. Masih hangat dalam ingatan ketika beberapa hari yang lalu Tim U-23 harus takluk dari Korea Selatan dengan skor menohok, 4-0. Walau "hanya" babak penyisihan Piala Asia U-23, namun tetap saja menyesakkan bagi para pendukung Timnas.

Bukan rahasia lagi kalau sepak bola di Indoensia merupakan salah satu cabang olah raga yang banyak penggemarnya. Kelompok suporter dari klub sepak bola Indonesia pun terkenal militan, apapun bisa dilakukan demi mendukung klub kebanggaan mereka, jangankan harta, nyawa pun kadang diabaikan hanya semata untuk mendukung klub yang mereka dukung.

Namun, sayang seribu sayang, besarnya dukungan masyarakat tak berbanding lurus terhadap prestasi, terkhusus bagi Timnas Indonesia disegala level, junior maupun senior. Sempat harapan membumbung pada Timnas U-19 yang dimotori oleh Evan Dimas cs, namun sayang harapan tinggal harapan, semua pupus dan harus berakhir kegagalan.

Lepas dari prestasi sepak bola Indonesia, sepak bola sendiri sebenarnya hanyalah sebuah cabang olah raga, dan dibutuhkan suportifitas didalamnya. Tapi terkadang banyaknya kepentingan membuat sepak bola menjadi komoditas yang dijadikan "rebutan" banyak individu maupun kelompok. Baca tulisan saya sebelumnya:


Tulisan pertama tentang kondisi organisasi sepak bola yang carut marut yang berimbas pada prestasi Timnas, tulisan kedua tentang tawur antar suporter yang mengakibatkan korban jiwa, sedangkan tulisan ketiga mengenai suporter Indonesia yang belum dewasa dalam mendukung klub maupun Timnas.

Belajar Dari Film Cahaya Dari Timur

Sudah agak terlambat barangkali, ketika saya bercerita mengenai film yang sudah lama tayang di bioskop, barangkali tahun lalu film ini tayang di bioskop. Tak mengapa, karena nyatanya saya baru menyaksikan film ini tayang di televisi beberapa malam yang lalu.
Cahaya Dari Timur. Ya, film yang saya tonton ketika tayang di SCTV. Sungguh, mulanya saya tak tahu menahu mengenai isi dari film ini, yang saya tahu Cahaya Dari Timur di produseri oleh Glenn Fredly dan film ini mendapatkan banyak penghargaan dalam sebuah ajang festival film di Indonesia. Selebihnya?, saya tak begitu tahu menahu.

Namun, setelah saya menyimak film ini dari awal hingga tuntas, akhirnya saya mengerti alasan kenapa film ini layak ditonton dan akhirnya mendapatkan banyak penghargaan. Bagus, cerita film ini menurut saya sangat menarik. Cerita tentang konflik antar agama di Ambon dan daerah sekitar di tahun 1999 yang menelan banyak korban jiwa, hingga akhirnya munculah sepak bola sebagai pemersatu perbedaan.

Maaf, saya tidak ingin me-review atau membuat sinopsis tentang film ini, saya hanya ingin memberi gambaran betapa saya kagum dengan ide film dan kisah nyata dari tokoh yang ada dalam film Cahaya Dari Timur ini. Banyak hikmah yang bisa diambil.

Saya percaya banyak diantara kita yang mengetahu tentang nama-nama pemain sepak bola yang telah membela Tim Nasional Indonesia dan berasal dari Maluku, sebut saja Alfin Tuassalamony, Risky Pellu, Hendra Adi Bayauw, dan beberapa nama lain. Tiga nama yang saya sebut tersebut rupanya terkisahakan dalam film ini, mereka adalah para pemain Maluku U-15 yang menjuarai Piala Medco U-15 tahun 2006. Tokoh sentral dalam film ini adalah Sani Tawainella, seorang tukang ojek yang dulunya mantan pemain sepak bola yang pernah mewakili Indonesia di Piala Pelajar Asia 1996. Dia adalah pelatih sepak bola yang berhasil menyatukan anak-anak dengan latar belakang agama yang berbeda.

Seperti yang saya sampaikan diatas, saya tidak ingin berpanjang lebar, hanya sedikit menggambarkan betapa film ini layak mendapatkan apresiasi. Tonton saja bila ingin mendapat suguhan cerita menarik, sebuah kisah nyata yang diangkat dalam sebuah film. Sepak bola mampu menjadi bahasa pemersatu.

Top Opportunities for Indonesian freelancers

Thanks to the constantly growing online freelancing industry, Indonesians can finally make decent income from home. If you possess writing, designing, programming, or other types of skills, then you can easily start working online. 
There is a great choice of platforms that enable freelancers from Indonesia to connect with paying clients. You don’t need to waste time exploring several websites on your own; the following list of 8 platforms will help you make the best choice:

1. AsiaWriters.com
This website offers great opportunities for freelance writers from Indonesia. You can get a job for creative writing, academic writing, proofreading, editing, PowerPoint presentations, and more. The active writers working at AsiaWriters.com make an average monthly income of $700 $800. 

2. Freelancer
This website offers a versatile list of working opportunities for Indonesian freelancers. The jobs are classified in various categories, which enable translators, writers, web designers, accountants, marketing agents, and other professionals to find a job suitable for their skills. You don’t need to pay a fee to create the profile; all you need to do is develop a detailed portfolio and start applying for jobs. 

3. EssayWriters.net
If you have exceptional essay writing skills and hold at least a Bachelor’s degree, then you can start working on this website for decent payments of $6 – $14+ per page. Although the projects are more complex when compared to those you can land at other websites, the payments at EssayWriters.net are more generous. 

If the company approves your application, you will be expected to produce high-quality content free of any plagiarism, meet the deadlines, and follow the guidelines provided by the clients. 

4. PeoplePerHour.com
You can get a freelance job in four categories if you start using this platform: design, promotion, development, and content. 
The constant work stream will enable you to get the desired volume of work. The effective communication system that connects the clients with the freelancers is one of the greatest advantages of this website. In addition, you’ll be able to issue an invoice as a freelancer. 

5. FreelancerCareers.com
At this website, you can start writing on subjects associated to your interests and education. You need a Bachelor, MA or PhD degree to start working, as well as solid computer skills and a stable connection to the Internet. 

If you have any issues with the work or your clients, you can access the effective support department 24/7. 

6. iFreelance.com
This platform exposes you to hundreds of active projects classified in several categories: blogging, online marketing, writing, translation, retailing, accounting, photography, etc. The best part is that you won’t pay any commissions or fees on your earnings. The company requests a low membership fee on monthly basis. 

If you can work on various types of projects, you are allowed to create multiple profiles and make yourself attractive for different categories of clients.  

7. Compumatrix
This website was started as an international portal for innovative practices and solutions on online currency, ecommerce and digital monetization. Today, it serves as a social referral network where notable online entrepreneurs share their experience and advice. If you can become a regular contributor at Compumatrix, you’ll make decent earnings as a freelancer. 

* Make the right choice for your unique set of skills
Each Indonesian freelancer is skilled in different categories and has unique experience. Your qualifications should be the guiding point when choosing the right freelance platform for you. The options listed above will help you make the final decision.    


photo
Melissa Johnson
Guest-blogger| Freelance writer