Pentingnya Kartu Kredit Citibank untuk Mendukung Aktivitas Anda

Aktivitas manusia modern yang beragam, tentu membuat mereka memerlukan sebuah alat tukar serba bisa yang mampu menggantikan peran uang sebagai alat tukar yang sering digunakan. Kesederhanaan dan keamanan tentu saja menjadi sebuah alasan tentang kebutuhan tentang alat tukar tersebut. Pihak perbankan yang paling memperhatikan tentang hal tersebut, telah membuat berbagai produk berupa kartu pintar yang bisa digunakan untuk segala keperluan pendanaan, salah satunya adalah produk kartu kredit Citibank yang akan banyak memberikan berbagai manfaat untuk anda.
Gold Card / img: citibank.co.id
Meskipun mungkin kita banyak mendengar tentang berbagai kekurangan yang dimiliki oleh kartu canggih ini, namun bagi orang yang sudah mengerti manfaat dan tujuannya pasti akan tetap pada pendiriannya untuk memiliki kartu ini. Dengan memiliki kartu ini, anda sudah tidak perlu repot lagi untuk membawa uang dalam jumlah banyak dalam tas ataupun dompet. Asalkan anda sudah mampu mengkalkulasikan kemampuan keuangan dengan kebutuhan yang harus dipenuhi dengan menggunakan kartu pintar ini, pasti segalanya akan berjalan dengan baik.

Banyak orang yang mengeluhkan tentang kekurangan kartu pintar ini karena mereka sering tidak dapat menghitung dengan tepat kemampuan yang dimiliki serta kebutuhan yang dibelanjakan. Belum lagi mereka biasanya sering terlambat dalam membayar kewajiban, tentu saja akan banyak masalah yang menanti anda di kemudian hari. Citibank sebagai salah satu bank yang memiliki produk kartu pintar ini, tentu sangat mengerti bagaimana memudahkan anda dalam menjalankan aktivitas menggunakan kartu ini. Oleh sebab itulah, bank ini menawarkan beberapa produk kartu canggih yang penggunaannya bisa difokuskan pada hobi atau aktivitas yang sering anda jalani.

Dengan pemilihan produk kartu yang tepat, pastinya penggunaan kartu ini akan lebih mengarah pada efisiensi belanja yang sering anda lakukan sehingga bisa menghemat banyak pengeluaran anda. Berikut ini akan kami sajikan beberapa produk kartu canggih penunjang aktivitas anda dari Citibank yang bisa anda pilih, antara lain:

  1. Travelling saat ini akan lebih menyenangkan dengan pilihan produk citi premier miles dan juga Garuda Indonesia Citi yang akan memberikan banyak manfaat ketika anda bepergian menggunakan pesawat dan ketika di bandara,
  2. Belanja anda juga bisa lebih hemat dengan produk kartu canggih seperti citi rewards ataupun citi cashback yang bisa memberikan banyak potongan harga untuk produk-produk tertentu pada banyak merchant yang telah menjalin kerjasama dengan Citibank,
  3. Aktivitas harian lainnya juga bisa dicover dengan produk kartu yang multifungsi seperti jenis gold, ultima ataupun platinum. Masing-masing produk tersebut memiliki banyak keunggulan dan juga manfaat baik untuk belanja atau bepergian,
  4. Bagi anda yang sering kerepotan dengan tagihan pulsa yang membengkak, penggunaan produk citi telkomsel pasti akan bermanfaat besar untuk anda.

Menjadi member dari salah satu produk kartu canggih tersebut di atas, maka anda bisa menjadi orang yang lebih percaya diri. Misalnya saja anda berada di sebuah bandara internasional yang mengharuskan anda untuk menunggu jadwal keberangkatan pesawat yang ditunda, maka anda bisa menikmati masa tunggu tersebut di lounge mewah yang telah menjalin kerjasama dengan Citibank.

Tidak hanya itu saja, kebutuhan pengeluaran bulanan anda bisa dipastikan akan berkurang dari biasanya, karena setiap merchant yang telah ditunjuk oleh Citibank akan memberikan banyak sekali harga diskon ataupun cashback yang pastinya membuat acara belanja anda makin menyenangkan. Satu hal yang perlu tetap anda perhatikan adalah untuk senantiasa bijak dalam menggunakan kartu kredit dari bank ini, agar anda terhindar dari masalah di kemudian hari.

Iklan Sirup dan Bulan Ramadhan

Bulan Ramadhan atau bulan puasa masih beberapa hari lagi, tapi seperti biasanya, ditelevisi sudah muncul banyak iklan yang "berbau" Ramadhan. Anda pasti juga sudah banyak mendengar atau melihat tentang iklan yang biasa muncul dilayar televisi menjelang bulan Ramadhan. Sirup, ya, iklan sirup (tak perlu saya sebut merek), adalah salah satu "tanda" akan datangnya bulan Ramadhan. Entah apa kaitannya antara sirup dan bulan puasa, tapi kalau diingat-ingat, setiap tahun menjelang bulan puasa pasti iklan sirup sering muncul di layar televisi.
Iklan sirup memang cukup menggiurkan, tidak sedang berpuasa saja bikin kepingin, apalagi kalau nanti sudah berpuasa. Selain sirup, masih banyak sebenarnya iklan lain, misalnya saja iklan  mie instant, obat sakit maag, pasta gigi, dan sebagainya. Akan tetapi, tetap saja iklan sirup yang paling kental bau ramadhan-nya.

Tak perlu serius, tidak ada maksud apa-apa dalam tulisan ini, tidak ada yang salah dengan iklan sirup, sah dan biasa saja. Hanya ingin sekedar menyimpulkan sedikit dari guyonan beberapa orang: kalau sudah muncul iklan sirup, itu tandanya bulan puasa sudah dekat. Dengan kata lain, salah satu "tanda" akan segera datang bulan Ramadhan adalah munculnya iklan sirup di televisi. Demikianlah.

Hati-Hati, Jangan Bertaruh Nyawa di Jalan Raya

Jalan raya merupakan salah satu lokasi yang paling sering menjadi tempat orang beraktivitas setiap harinya, oleh karenanya tak mengherankan jika hampir setiap hari terjadi kecelakaan dan kejahatan yang mengakibatkan nyawa melayang. Televisi dan media massa lain hampir selalu mengabarkan berita kecelakaan dan kejahatan dengan kekerasan yang terjadi di jalan raya.
Lalu lintas di jalan raya
Ada banyak faktor yang mengakibatkan terjadinya kecelakaan dijalan raya, entah itu karena kesalahan sendiri maupun kelalaian pengguna jalan raya yang lainnya. beberapa faktor tersebut diantaranya adalah:

Berkendara sambil telfon/sms
Sekarang ini memang jamannya teknologi, orang berkomunikasi tanpa harus repot bertatap muka, karena sekarang sudah ada ponsel yang mempermudah orang untuk berkomunikasi. Tapi, secanggih apapun teknologi, kalau penggunaannya tidak tepat bisa mencelakakan penggunanya.

Ambil contoh orang-orang yang menggunakan ponsel sambil berkendara. Sehebat apapun ponsel mereka, tetap saja berbahaya bila menggunakanya sambil mengendarai sepeda, motor, atau mobil. Telfon atau SMS sambil berkendara sudah menjadi hal yang begitu mudah ditemui dijalanan. Orang lebih suka mengabaikan keselamatan diri sendiri dan orang lain ketimbang mengurusi telfon maupun SMS yang masuk. Berhati-hati saja membahayakan, apalagi kalau menggunakan ponsel dengan ceroboh, bisa jadi mencelakakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

Menerobos lampu merah
Pemandangan yang Indonesia banget, ketika orang dengan seenaknya menerobos lampu merah. Acuan boleh tidak jalan adalah ada tidaknya polisi di sekitar traffic light, rambu-rambu kadang diacuhkan. Terutama bagi pengguna non motor, kadang saya berfikir traffic light hanya diperuntukkan bagi kendaraan bermotor. Sering saya jumpai sepeda maupun becak hanya tengok kanan kiri kemudian terus saja jalan meskipun lampu merah yang menyala.

Menerobos portal kereta api
Portal dipasang demi keselamatan, namun sering dijumpai orang membuka portal dan melintas rel kereta api meskipun sudah ada peringatan kereta api mau melintas.
Portal kereta api
Tidak pakai helm
Helm dibuat agar dapat menyelamatkan pemakainya bila terjadi kecelakaan. Namun banyak yang beranggapan kalau helm itu dipakai agar tidak kena tilang polisi. Padahal fungsi helm bukanlah untuk menghindari tilang polisi, namun untuk keselamatan pemakainya.

Kebut-kebutan
Pembalap amatiran sering menjadi "pemilik" jalan. Dengan seenaknya sendiri kebut-kebutan tanpa mengindahkan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lain.

Sambil bercanda
Harusnya dalam berkendara itu konsentrasi, namun tak sedikit orang yang beranggapan kalau berkendara sambil bercanda itu asyik. Bukan hanya dengan kawan satu kendaraan, tapi sering dijumpau beberapa kendaraan berjejer dan bercanda seperti tak takut dengan bahaya yang mengancam.

Banyak orang yang tidak memperdulikan dengan keselamatannya dan juga keselamatan orang lain sesama pengguna jalan raya. Selain apa yang saya sebutkan diatas, tentunya masih banyak lagi tingkah atau kebiasaan para pengendara bermotor atau tidak yang tak memperhatikan keselamatan diri sendiri dan orang lain. Akhirnya, semua kembali pada diri masing-masing. Kita berharap semua pengguna jalan raya bisa hati-hati, menjaga dan memperhatikan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

Nama Saya Sukadi, Bukan Sukardi, Apalagi Sukasdi

Apalah arti sebuah nama?, demikian kalimat yang sangat terkenal dari penggalan William Shakespeare. Ya, sebagian orang merasa tak begitu mempermasalahkan mengenai nama mereka, karena hal tersebut dianggap bukanlah sesuatu yang harus diperdebatkan. Tapi, bagi saya nama itu sesuatu yang "sakral" sehingga terkadang menjadi isu yang sensitif. Saya percaya setiap orang tua punya do'a atau harapan tersendiri dengan memberikan nama pada anak-anaknya.

Saya katakan kalau nama itu bisa menjadi isu yang sensitif dan mengarah pada isu SARA, karena banyak kasus terjadi pertengkaran atau permusuhan antar individu mapun kelompok yang kesemuanya berawal dari sebuah nama. Misalnya saja ketika orang menggunakan nama keluarga (marga), tak jarang nama tersebut terkesan lucu di daerah lainnya, sehingga olok-olok bisa menjadi isu yang menimbulkan perpecahan. Contoh lainnya adalah ketika menyebut orang dengan bukan nama yang sebenarnya, tentu saja hal ini rawan menimbulkan permusuhan.
Saya terkadang merasa risih saat orang memanggil saya dengan nama yang bukan sebenarnya. Untuk nama panggilan sehari-hari atau dalam pergaulan dengan kawan atau masyarakat, barangkali tak begitu soal karena memang sudah terbiasa dan kita bisa menerimanya. Tapi, ketika orang memanggil saya dengan nama yang bukan sebenarnya karena mereka keliru sebut, ini yang terkadang membuat saya menjadi tidak nyaman. Ya, orang sering menyebut atau memanggil saya dengan Sukardi atau Sukasdi, padahal saya sudah menyebutkan nama saya adalah Sukadi.
Nama saya SUkadi, bukan Sukardi
Entah apa penyebab pastinya, mungkin salah dengar atau memang nama saya kurang populer sehingga orang kesulitan untuk melafalkannya. Tak soal, apapun alasannya tetap saja kurang bisa diterima. Bos saya waktu di Jogja dulu juga memanggil saya dengan panggilan Sukasdi, entah apa penyebabnya, mungkin karena lebih mudah dilafalkan, atau barangkali lebih umum digunakan.

Saya minta maaf, saya tidak mengatakan kalau nama Sukardi atau Sukasdi itu jelek, bukan itu maksud saya, karena setiap nama itu punya kandungan makna yang baik, hanya saja saya merasa kurang nyaman karena Sukardi maupun Sukasdi bukanlah nama saya.

Pernah saya ceritakan disini mengenai guru saya yang bernama Sukadi. Menjadi sebuah keanehan tersendiri ketika mempunyai seorang guru dan juga seorang wali kelas yang mempunyai nama saperti nama saya, sering menjadi bahan candaan teman-teman. Meski awalnya kurang nyaman, tapi akhirnya menjadi terbiasa, toh tak ada yang perlu diperdebatkan, malah saya merasa bangga karena ternyata nama Sukadi bukanlah sesuatu yang langka, ada juga nama orang yang sama dengan nama saya, apalagi ini guru saya.

Pernah saya mendengar cerita ibu-ibu yang baru saja mengurus pembetulan nama di akte lahir anaknya karena nama yang tercantum di akte kelahiran dengan nama diijazah tidak sama, tak prinsip sepertinya, hanya beda huruf saja. Nama Rizki dengan Riski. Ketika hendak mendaftar pekerjaan, barulah terasa kerepotan yang disebabkan perbedaan huruf tersebut.

Ada juga teman saya yang harus bolak-balik ke catatan sipil untuk membenarkan nama yang ada di akte lahir, kasusnya hampir sama dengan cerita diatas, kalau teman saya ini selisih satu huruf saja. Meski hanya satu huruf, tapi tetap saja bikin repot.

Apa yang ingin saya sampaikan disini adalah mengenai pentingnya penulisan dan pelafalan sebuah nama. Selain itu, pemberian nama merupakan sebuah pengharapan atau do'a, bagaimanapun nama dan pelafalannya sangatlah penting, karena beda satu huruf bisa beda pemahamannya. Namun demikian, agar tidak repot dalam urusan administrasi, jangan pernah salah dalam menuliskan ejaan nama, terutama dalam dokumen-dokumen penting seperti ijazah, KTP, SIM, atau dokumen penting yang lainnya, satu huruf keliru bisa fatal dalam urusan administrasi dan tak menutup kemungkinan membuat repot kedepannya. Nama saya Sukadi.

Shopious.com Direktori Toko Fashion Online Indonesia Yang Berada di Media Sosial

Pengguna internet yang kian hari kian bertambah banyak tak lepas dari keberadaan jejaring sosial yang kian banyak. Media sosial yang biasa digunakan diantaranya Facebook, Twitter, dan Instagram. Umumnya pengguna media sosial sebatas bersosialisasi, namun bukan barang baru lagi kalau sekarang ini tak hanya digunakan untuk bersosialisasi semata, karena dalam perkembangannya keberadaan media sosial dipergunakan juga sebagai tempat untuk berjualan. Tentu saja hal ini dipengaruhi oleh banyaknya pengguna yang ditangkap sebagai sebuah peluang pasar yang bagus untuk memasarkan produk. Salah satu yang lagi nge-trend adalah penggunaan Instagram sebagai toko online.
Shopious.com
Wajar bila dalam menyikapi hal tersebut, saat ini ada sebuah direktori  bagi toko fashion online indonesia yang berada di media social khususnya Instagram. Ya, yang saya maksud disini adalah Shopious.com. Shopious merupakan tempat mengiklankan toko online semacam yellow pages untuk online shopping. Shopious merupakan jembatan penghubung antara seller yang biasa menjual barang melalu Instagram dengan pembeli yang tidak memiliki Instagram.

Shopious adalah situs dimana toko online dapat mempromosikan usahanya (untuk sekarang masih terbatas di toko Instagram). Didirikan pada 27 Mei 2013 oleh Aditya Herlambang dan Billy Halim. 
Shopious memulai langkah pertamanya di dunia industri startup Indonesia dengan mengusung konsep marketplace sosial. Menyadari bahwa budaya belanja masyarakat Indonesia yang sangat kental dengan toko online di sosial media seperti Instagram dan belanja via BBM, Shopious mengubah konsepnya menjadi online store aggregator. Shopious kini menjadi direktori bagi toko fashion online indonesia yang berada di media sosial. [Wikipedia]

Bagi para penjual yang hendak menjual barang dagangan, caranya cukup mudah, mereka cukup mendaftarkan diri agar akun toko online mereka di Instagram dapat terintegrasi dengan platform Shopious. Setelah terdaftar, penjual hanya perlu meng-update toko online mereka dengan meng-upload foto di Instagram. Setiap foto yang baru di-upload akan otomatis masuk ke website Shopious, sehingga penjual tidak perlu repot-repot meng-update produk mereka di website Shopious.


Bagi para pembeli, jika mereka tertarik terhadap suatu produk, mereka bisa langsung menghubungi sang penjual. Karena setelah transaksi dilakukan antara penjual dan pembeli, pengelola Shopious tidak terlibat apapun dalam transaksi tersebut.

Toko-toko online yang ada di Shopious menjual fashion pria, wanita, anak-anak, gadget aksesoris, dan barang fancy, namun tidak menutup kemungkinan kedepannya berkembang dengan kategori lain. Bila ada toko online di Instagram yang ingin menambahkan produk baru selain yang saat ini sudah ada, dapat menghubungi Shopious agar dapat dicatat nama toko untuk dipergunakan sebagai bahan pertimbangan penambahan kategori kedepannya.

Mengingat selera orang tidaklah sama, maka Shopious juga mengembangakan sebuah software atau program dimana dengan keberadaan software/ program ini tim Shopious mampu memahami selera konsumen berdasarkan barang yang di vote up/down. Untuk mendapatkan rekomendasi mengenai barang lain yang sesuai selera belanja, kita bisa nge-like sebuah barang dengan menekan tombol hati. Karena dengan like ini maka akan tampil barang-barang lan yang lebih relevan dengan selera kita.

Nah, kiranya cukup jelas bahwa Shopious merupakan terobosan baru di dunia E-commerce, dimana keberadaannya cukup menguntungkan bagi para penjual di Instagram dan konsumen yang tak punya akun Instagram. Bukan itu saja, di Shopious kita tak hanya mengunjungi satu toko online saja, tapi disini kita dapat mengunjungi banyak toko online, karena memang merupakan sebuah direktori toko online dari berbagai wilayah di Indonesia. Bagaimana, menarik, bukan?, buruan kunjungi Shopious untuk memenuhi kebutuhan fashion kita.