Bahaya Menggunakan Jas Hujan Ponco saat Berkendara

Musim hujan sudah mulai tiba, dan banyak dari kita yang tetap harus beraktivitas dengan bepergian dan juga bekerja seperti biasa. Salah satu cara mengatasinya adalah menggunakan jas hujan. Banyak masyarakat Indonesia yang memanfaatkan jas hujan sebagai salah satu barang yang wajib dibawa. 

Ada beberapa jenis jas hujan dan salah satunya adalah model ponco. Jas hujan ini memiliki tudung dan juga penutup tubuh yang lebar dan besar. Jas hujan ini sendiri tidak dilengkapi dengan penutup bagian kaki pengendara. 
Ilustrasi. Photoright: suky6661 / www.pixabay.com
Sayangnya, jas hujan ini dianggap berbahaya bagi pengendara motor. Sudah banyak terjadi kasus kecelakaan akibat penggunaan jas hujan jenis ini. Berikut bahaya yang dapat timbul dari jas hujan ponco saat berkendara.

● Dapat Kehilangan Keseimbangan

Bahaya pertama yang bisa dirasakan bagi Anda yang mengenakan jas hujan model ponco adalah kehilangan keseimbangan. Jas hujan ponco ini memiliki desain lebar, ketika tertiup angin kencang dapat terutama pada bagian menimbulkan bahaya dan membuat pengendara mudah jatuh atau kehilangan keseimbangan. Pengendara lain juga bisa tersambar kibasan as hujan.

Selain itu, bagi Anda yang mengendarai motor berat, jika ada angin atau hujan menerpa saja sudah cukup merepotkan, apalagi jika ditambah dengan menggunakan jas ponco. Selain mengganti jas hujan seperti jas ponco, Anda juga bisa menggunakan motor yang lebih ringan seperti motor-motor matik Yamaha untuk mereduksi ketidakseimbangan pengendalian saat berkendara.

● Desain yang Membahayakan

Desain jas ponco memang sengaja dibuat lebar agar dapat digunakan pengguna dengan berat tubuh berapapun. Sayangnya desain jas ini bisa menyebabkan pengendara motor mengalami kecelakaan tunggal. Mulai dari jas yang dapat masuk ke roda, gear ataupun rantai yang bisa menyebabkan motor berhenti tiba-tiba bahkan mengalami selip. Banyak kasus kecelakaan tunggal akibat kesalahan penggunaan jas hujan disebabkan oleh pemakaian jas hujan berdesain ponco.

● Air Hujan Tetap Tembus

Fungsi dari jas hujan sendiri melindungi tubuh Anda agar tidak terkena air hujan. Jika terpaksa, mungkin hanya bagian kaki dan tangan saja. Tapi karena jas hujan ponco memiliki ukuran yang tanggung dan sulit untuk menutupi semua area, seringkali pengendara motor tetap kebasahan. Terutama jika hujan cukup deras, bagian kiri dan kanan jas ponco terbuka. memungkinkan air hujan tetap bisa masuk membasahi badan pengendara.

● Menghambat Gerak

Bahaya terakhir yang bisa Anda rasakan jika menggunakan jas hujan ponco adalah terhambatnya gerak dalam berkendara. Ketika menghadapi hujan dan angin kencang, jas hujan ponco akan terbawa angin dan akhirnya akan menghambat Anda dalam mengendarai motor. Untuk mensinkronkan kaki, tangan dan badan saat menggunakan jas hujan ini juga lebih sulit. Jelas hal ini menimbulkan bahaya, karena Anda bisa jatuh atau terkena kecelakaan.

Deretan bahaya diatas sangat jelas terjadi pada beberapa pengguna jas hujan ponco. Disisi lain, motor juga terkadang mempengaruhi seseorang untuk mengalami kecelakaan, terutama ketika hujan dimana cuaca berangin dan jalanan licin. Selain memperhatikan jas hujan untuk perlindungan diri. Memilih motor yang tepat juga bisa menjadi solusi utama dalam berkendara yang aman.

Kamu bisa menggunakan motor matik yang memiliki bodi yang lebih proporsional. Sehingga saat hujan deras dan angin kencang sekalipun, maka Anda dapat menjaga keseimbangan dan juga berkendara selamat hingga tujuan. Jika Anda bingung memilih motor yang aman dan juga sesuai dengan selera, Anda bisa mempertimbangkan skuter matik Yamaha termasuk X-ride yang dirancang untuk kondisi semacam ini. Anda bisa melihat spesifikasi dan fitur nya di link berikut.

1 comment for "Bahaya Menggunakan Jas Hujan Ponco saat Berkendara"

Comment Author Avatar
Nek aku malah seneng berenti neduh sek kang tiap kali kehujanan dijalan
Mbuh sih, enak aja gitu neduh ngopi dulu sambil liat hujan hahaha....