Penjelasan Rukun Iman

Pinterest.id

Kepercayaan terkait 6 pembahasan yang ada dalam rukun iman merupakan suatu keharusan untuk mempercayainya. Hal ini berkaitan dengan akidah serta ketauhidan, karena sebagai muslim dilarang untuk mengimani Tuhan selain Allah SWT. Berikut ini penjelasan Rukun Iman.

1. Iman Kepada Allah

Ini adalah pilar pertama dan terpenting. Percaya kepada Allah berarti percaya bahwa hanya ada satu Tuhan yang layak disembah, tanpa pasangan, atau anak. Konsep ini dikenal sebagai Tauhid. Juga, itu adalah untuk sepenuhnya percaya pada cara dia dijelaskan dalam Quran, Sunnah dan 99 namanya.

2. Iman Kepada Malaikat

Pilar kedua adalah percaya kepada malaikat Allah. Mereka bukan anak-anaknya seperti yang mungkin dipikirkan beberapa orang. Mereka diciptakan dari cahaya dan diciptakan sebelum manusia untuk tujuan menyembah Allah. Malaikat tidak tidur, makan atau menderita penyakit. Sangat penting untuk percaya pada malaikat, karena mereka mencatat perbuatan kita. Beberapa tugas malaikat lainnya antara lain: meniup terompet pada hari penghakiman, mengambil jiwa orang (yaitu malaikat maut) dan menjadi penjaga surga dan neraka.

3. Iman Kepada Kitab-Kitab Alah

Rukun ketiga adalah beriman kepada kitab-kitab Allah yang diturunkan kepada nabi-nabi Allah dan kepada para rasul. Allah menurunkan kitab-kitab kepada para rasulnya sebagai petunjuk dan hujjah bagi umat manusia. Di antara kitab-kitab tersebut, adalah Al-Qur'an, yang diturunkan kepada Nabi Muhammad.

Kitab-kitab Allah ada 4 yaitu:

  1. Taurat diturunkan Allah SWT kepada Nabi Musa AS
  2. Zabur diturunkan Allah SWT kepada Nabi Daud AS 
  3. Injil diturunkan Allah SWT kepada Nabi Isa AS
  4. Al-Quran diturunkan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW

Sebagai seorang muslim percaya pada semua kitab yang diwahyukan kepada para rasul. Namun, mereka hanya mengikuti Al-Qur'an, karena itu adalah wahyu terakhir, dan bertujuan untuk menerapkan aturan ke dalam kehidupan sehari-hari mereka.

4. Iman Kepada Nabi dan Rasul

Rukun keempat adalah beriman kepada semua nabi dan rasul yang diutus oleh Allah dan bahwa Nabi Muhammad Saw, adalah yang terakhir dari mereka. Sebagian besar utusan Allah diutus untuk suatu bangsa tertentu kecuali Nabi Muhammad, yang diutus untuk memberi petunjuk kepada seluruh umat manusia. Ini adalah kewajiban umat Islam untuk mengirim salam (Damai dan Berkah Allah) ketika menyebutkan nama-nama salah satu Nabi.

5. Iman Kepada Hari Akhir

Allah tidak menciptakan ciptaan-Nya dengan sia-sia. Dia menciptakan manusia dan jin untuk menyembah-Nya dan menjanjikan surga sebagai hadiah bagi mereka yang menaatinya dan rasul-rasulnya, dan menjanjikan api neraka bagi mereka yang mendurhakai Dia atau rasul-rasul-Nya. Allah telah menetapkan jangka waktu tertentu untuk seluruh alam semesta, yang akhirnya akan menjadi jam terakhir. Di saat akhir zaman, manusia akan ditanyai tentang perbuatannya di dunia ini. Amal-amal itu akan ditimbang untuk mereka. Orang yang kebaikannya melebihi kejahatannya akan beruntung, sedangkan yang keburukannya melebihi kebaikannya akan dimasukkan ke dalam api neraka - kecuali dia meninggal dalam keadaan Islam. Kemudian, Allah akan memaafkannya atau menghukumnya, dan akhirnya, dia akan masuk surga.

6. Iman Kepada Qada dan Qadar

Kiamat (Qadhaa') adalah ketetapan umum Allah bahwa setiap manusia akan mati, sedangkan ketetapan ilahi (Qadr) adalah ketetapan khusus dari Allah atau pelaksanaan Qadhaa', bahwa orang tertentu harus mati pada waktu dan tempat tertentu. Oleh karena itu, percaya pada pilar ini berarti percaya bahwa Allah telah menciptakan segala sesuatu dan telah menetapkan sebelumnya ukurannya yang tepat.

Sumber tambahan:

https://www.gramedia.com/best-seller/rukun-iman-dan-rukun-islam/

Post a Comment for "Penjelasan Rukun Iman "