Jelaskan Sejelas-Jelasnya!!

 On March 8, 2011  

Agar Tidak Terjadi Kesalahpahaman.

Diantara Anda saya percaya pastinya pernah mengalami miss komunikasi atau kesalah pahaman. Seperti apa yang saya alami hari ini. Ketika pemesan dan penerima pesan tidak saling menjelaskan, maka jadinya adalah sesuatu yang aneh dan terkdng mengecewakan.

Tadi, saya dimintai tolong oleh teman saya untuk menjemput auditor dari Semarang, di stasiun. Karena memang saya ada waktu, maka saya pun bersedia mejemputnya. Saat ada kabar bahwa kereta sudah sampai stasiun, maka saya bergegas menuju stasiun, tak sempat saya berfikir panjang untuk bertanya distasiun mana saya harus menjemput. Dan ternyata, hal yang tidak saya duga sebelumnya itu terjadi. Saat saya hampir sampai di stasiun Tegal, teman saya menelfon, katanya dia sudah menunggu di stasiun Slawi. Loh?!!

Dari kejadian tersebut membuat saya merasa kecewa, tapi bingung juga, siapa sebenarnya yang bersalah... Memang benar teman saya hanya memberi pesan kalau jemput di stasiun, dan tidak menegaskan kalau jemputnya di stasiun Slawi. Sedangkan saya sendiri juga tidak bertanya lebih jelas dan dengan yakinnya kalau jemputnya di stasiun Tegal, karena asumsi saya bahwa kereta berhentinya di stasiun Tegal dan tidak sampai ke Slawi. Walau hati dongkol, tapi harus bagaimana lagi, tidak tahu siapa yang bersalah dalam kasus ini..

Maka dari itu, sebagai pelajaran saya, segala sesuatu harus dijelaskan sejelas-jelasnya. Jangan sampai terjadi kesalahpahaman. Untung hanya berkaitan dengan hal seperti ini, kalau misalnya saja terkait dengn uang, perintah atasan, dan hal penting lainnya, apakah tidak menjadi repot?. Apakah Anda juga punya pengalaman serupa? :)
Jelaskan Sejelas-Jelasnya!! 4.5 5 Sukadi March 8, 2011 Agar Tidak Terjadi Kesalahpahaman. Diantara Anda saya percaya pastinya pernah mengalami miss komunikasi atau kesalah pahaman. Seperti apa y...


18 comments:

  1. cek dan ricek itu penting :D

    ReplyDelete
  2. miss komunikasi termasuk hal yang paling menyedihkan bahkan kadang menyakitkan.
    Yang lebih sakit lagi adalah kalau ada tuduhan yang tidak benar.
    Kita nggak melakukan apa2 tapi malah kena tuduh.
    Awalnya bisa datang dari miss komunikasi tsb...

    ReplyDelete
  3. @s: begitulah.. :D

    @marsudiyanto: bener pak, banyak tuduhan bahkan prasangka-prasangka yang terkadang menyakitkan bisa berawal dari miss komunikasi ini... :)

    ReplyDelete
  4. wah jadi curiga nih.. jangan-jangan yang dijemput itu cewek ya hahaha

    ReplyDelete
  5. Ya... memang harus sejelas2nya sob,, biar ga terjadi sesalah2nya.. hehehe.... hmm.. ga apa2 sob, itung2 jalan2,, hehehehe

    ReplyDelete
  6. sama.
    janjian di mekdi. saya bilang: 'jam 11 ya. nanti kalo nyampe telpon aja. rumahku di belakang kok.'
    eh.. sampe jam 5 ngga telpon. katanya: lho. aku udah tungguin lama. harusnya jam 11 ya jam 11. ngga usah telpon2!!' nah lo???

    ReplyDelete
  7. Ndak usah dicari siapa yang salah pak..biar hati tetep adem.. :D

    ReplyDelete
  8. Iya bener, harus sejelas mungkin. Kalo udah salah paham, repot urusannya >.<

    ReplyDelete
  9. sudah pikun apa mas? wkwkwkwk

    ReplyDelete
  10. http://www.luxuryheaven.blogspot.com
    Artikel yang bagus, kadang menjelaskan kepada orang juga butuh kesabaran tingkat tinggi. Jangan lupa berkunjung ke blogs milik saya. Terima kasih

    ReplyDelete
  11. @Lozz Akbar: waduuhhh... pakai curiga segala.. :D

    @Nyayu Amibae: itung-itung nggak keitung mbak.. :D
    wong sudah terlanjur ya jadinya dianggap jalan2 saja :D

    @Bung Iwan: hal yang mungkin semua pernah mengalaminya, Bung.. :D

    @cahyo: saya juga nggak cari2 kok.. :)

    @iam: bisa-bisa malah berantem :D

    @Rizkyzone: memang harus lebih jelas biar nggak salah paham mas :)

    @INSICO: oke.. :)

    @joko santoso: wah.. jangan menyamakan seperti itu dong Pak.. :D

    @King Money: oke.. terimakasih :)

    ReplyDelete
  12. terkadang kita sering berasumsi sendiri kalau lawan bicara kita sudah mengerti apa yang kita katakan.....ternyata ga negrti jufa tuh

    ReplyDelete
  13. waaaah ketiwasan itu namanya ya.
    salah tebak mungkin.

    ReplyDelete
  14. Tak kiro panjenengan malah ke stasiun balapan mas, mergo denger lagune didi kempot, wkwkw

    ReplyDelete
  15. Siapa salah dan benar ngga usah dipermasalahkan, yang penting dijeput dulu. Daripada ngga pergi jeput, alasannya lebih runyam ^_^

    ReplyDelete
  16. Tidak ada yang salah Pak. Yang salah adalah si komunikasi... :)

    ReplyDelete
  17. Itu kesalahan pendengaranya x,ada baiknya di dengarkan dulu informasinya baru laksanakan perintahnya,jgn belum siap yg memberi informasi,trss anda sdh melakukan hal yg tidak sesui dengan permintaan.!

    Kacian deh lho...!

    ReplyDelete
  18. @NECKY: biasa pak, sinyalnya kadang nggak penuh :D

    @attayaya: mungkin diantara keduanya :D

    @mas-tony: ajeng ten stasiun tugu mas :D

    @Kaget: ha.ha... sudah terlanjur males duluan :D

    @Abu Furqan: bener juga ya... :D

    @situsonline: bukanpendengarannya, tapi pesannya yang nggak jelas :D

    ReplyDelete