Tidak Semua (Penjaga) Mini Market Itu Mau "Jujur"

 On July 6, 2011  

Dengan banyaknya minimarket yang berdiri hampir disetiap wilayah membuat persaingan dari masing-masing minimarket semakin ketat. Maka tak jarang berbagai macam kemudahan dan promosi diberlakukan guna menarik pelanggan. Sayangnya, tidak (selalu) semua promosi itu diimbangi dengan realita, atau dengan kata lain, sering juga mengecewakan pelanggan/pembeli.

Pengalaman berbelanja di minimarket membuat saya sedikit menyimpulkan bahwa tidak semua (penjaga) minimarket itu mau jujur, dalam hal ini terkait dengan hadiah atau promosi yang diberlakukan. Saya terkadang belanja di Indomaret dan lebih sering belanja di Alfamart karena saya adalah member disana. Sebagai contoh adalah yang baru semalam saya alami, saat saya berbelanja di Indomaret, pada layar komputer saya membaca ada keterangan: Anda mendapatkan pucuk/h teh.... (sebelum saya selesai baca sudah keburu di enter sama penjaganya). Kemudian, karena saya penasaran, saya baca di struk pembayaran ternyata juga muncul keterangan: Anda mendapatkan pc teh pucuk harum btl 350 ml. Sebenarnya saya tidak begitu mempermasalahkan, hanya saja tidak adanya klarifikasi dari penjaga toko membuat saya bertanya-tanya: apakah semua (penjaga) minimarket modelnya seperti ini?.

Pengalaman yang lain adalah ketika saya belanja di Alfamart. Saya pernah bertanya kepada penjaga di Alfamart ketika saya baca di struk belanja ada keterangan dapat hadiah sebuah produk, tapi jawaban dari penjaga toko tersebut cukup menggelikan: stok hadiah sudah habis... hehehe. Lalu, kenapa juga kalau stok hadiah sudah habis masih saja ada keterangan di struk?, itu yang jadi bahan pertanyaan saya. Memang saya tidak selalu melihat struk pembayaran, tapi sesekali saya memperhatikan di layar monitor komputer saat merekap belanjaan, jelas saya lihat ada keterangan mendapatkan hadiah sebuah produk, tapi, tidak semua di informasikan oleh penjaga toko tersebut. Aneh memang, meski pun saya jarang mempermasalahkan.

Hal semacam ini mungkin hanyalah sebagian kecil dari dinamika persaingan, berlomba-lomba menarik sebanyak mungkin pelanggan dengan berbagai macam promo. Namun, alangkah baiknya kalau setiap promo yang diberlakukan benar-benar memberi kepuasan pada pembeli/pelanggan, jangan sampai malah membuat pelanggan kecewa. Tiap minimarket mungkin pemiliknya beda orang, hanya saja naungannya tetap sama. Semoga saja pengalaman-pengalaman semacam ini hanya saya yang mengalaminya, sehingga tidak banyak orang yang merasa "di bohongi" dengan promo atau keterangan yang mengecewakan. Apakah Anda punya pengalaman serupa?
Tidak Semua (Penjaga) Mini Market Itu Mau "Jujur" 4.5 5 Sukadi July 6, 2011 Dengan banyaknya minimarket yang berdiri hampir disetiap wilayah membuat persaingan dari masing-masi...


44 comments:

  1. saya jarang ke indomaret n alfamart, biasanya belanja di toko kelontong yg sudah kenal sama pemiliknya.
    pernah ke satu toko, kami nanya, mba kenapa di discount? dia jawab: karena tgl expirednya hari ini.
    menurutku ini jawaban yg memuaskan, sehingga konsumen tidak bingung dan bisa memutuskan untuk membelinya atau tidak.

    makasih sharingnya, semoga masih banyak yg jujur tentang hal2 seperti ini.

    ReplyDelete
  2. laporin aja ke YLKI ato BPSK...

    ReplyDelete
  3. assalamu'alaikum Kang
    wah mo ngoment apa nggih Kang, lha wong saya juga pedagang. Jadi, mendo'akan saja deh semoga pedagang tradisional indonesia khususnya mendapat kemudahan jika dilandasi kejujuran. Biar sedikit yang penting barokah

    ReplyDelete
  4. Wah... saya juga pernah mengalaminya. kalo hadiah ambil di kasir, seringnya tidak ada. Saya pernah beli beberapa sabun mandi (yang katanya) berhadiah gelas cantik, tapi begitu sampai di kasir, kasirnya diam saja, pura-pura tidak tahu!
    hemm..

    ReplyDelete
  5. Anonymous06 July, 2011

    kalo saya sih medingan belanja di SBmart
    www.sbmart.co.id

    mudah2an semua pelaku usaha mini market mengutamakan kejujuran baik ketika melayani konsumen, atau ketika bekerja sama dengan supplier, dan juga ketika membayar pajak.

    ReplyDelete
  6. Wah ini bisa dikatakan penipuan publik kang,,,,,hehehehe yah saya berharap semoga kelak semakin transparan dalam promo & semakin baik dalam pelayanan

    ReplyDelete
  7. sangat disayangkan sekali jika hanya ingin menarik lebih banyak konsumen tpi dengan cara yang tidak benar...

    ReplyDelete
  8. walah, saya nggak pernah masuk mini market gituan, maklum masih di pelosok. hahay,,,,
    hal yang kecil tapi di abaikan begitu aja, yang pasti bisa menjadi masalah besar.

    ReplyDelete
  9. kalau ga mampu promo, yah ga usah maksa bukan begitu?

    ReplyDelete
  10. Bener bangt tw yang kaya gitu mesti di laporin aja,,,

    ReplyDelete
  11. tapi lebih sering banget tw kasir alfa yg ky gitu,,, ga ernah mau jujur,,

    ReplyDelete
  12. Kalau saya jarang sekali belanja di minimarket. Seringnya belanja bulanan di hypermarket. Kalau supermarket besar sekelas hypermarket, misal carefour, hypermart dan superindo kalau dapat hadiah pasti diberikan. Dan hadiah biasanya tidak ambil di lokasi kasir tapi di area CS tokonya.

    ReplyDelete
  13. Hahaha... betul kata sampean kang, memang ndak semua penjaga Alfamart jujur, ya mungkin hadiah tehnya itu mau mereka minum sendiri kang... *semoga gak sakit perut

    tapi kemaren2 aku pernah liat ada plank gede banget lagi promosi handuk di Indomaret eh pas nanya ke Mbaknya oh yg promosi abis pak, adanya tinggal yg biasa mau? tapi harganya tetep gak promosi *gubrak!! lha buat apa dipajang gede2 klo promosi udah abis????

    wes lah aku juga ndak suka mempermasalahkan kang haha,,, cukup kita tau aja haha...

    ReplyDelete
  14. @narti: Mungkin seandainya ada klarifikasi dari penjaga/pemilik toko mengenai alasan 'kenapa dan bagaimana', mungkin pembeli bisa menerimanya. Tapi, seandainya tanpa informasi/klarifikasi dari penjaga/pemilik toko, padahal pembeli tahu telah "mendapat sesuatu", bisa-bisa dikira hanya pembohongan belaka. :)

    @Nuellubis: nggak nyampai kesitu hehe...

    @Djangan Pakies: Walaikumsalam Kang..
    Semoga saja setiap pedagang (minimarket atau tradisional) memegang teguh prinsip kejujuran, sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan. :)

    ReplyDelete
  15. @masyhury: kalau masalah sabun, saya juga pernah ngalami... beli berapa buah dapat gelas, tapi setelah saya tanyakan gelasnya, katanya programnya sudah berakhir hehe..

    @Anonim: SBmart? semoga saja penjual dan pembeli bisa sama-sama jujur :)

    @Arief Bayoe: saya nggak bisa blang demikian, karena saya tidak punya data berapa banyak orang yang sudah mengalami hal serupa dengan saya hehe..

    @mabrurisirampog: semoga saja hanya "kesalahan teknis" hehe.

    ReplyDelete
  16. @Ardian Bumi: mosok ditempat mas Ardian belum ada? padahal hampir disetiap wilayah ada lho hehe..

    @r1o: kira-kira begitulah.. :)

    @Forex: mau lapor kemana juga bingung, lagian pasti repot hehe..

    @Rumah Dijual: entahlah, tidak adil kalau menuduh kasirnya semata, bisa juga ini adl sebuah "kebijakan" hehe..

    ReplyDelete
  17. @Joko Sutarto: Untuk ukuran kota besar, mencari tempat belanja mungkin sangat mudah, diluar konteks pasar tradisional tentunya.
    Mungkin saja pengalaman saya tidak berlaku secara menyeluruh disetiap minimarket, hanya saja (kebetulan) saya merasakan pengalaman di dua tempat yang berbeda dan lain toko (Alfa dan Indo).

    @Ferdinand: Mungkin masih abu-abu kalau itu merupakan kesalahan dari penjaga toko semata, karena memang belum ada data pasti mengenai hal ini. Mungkin juga ini adalah "kebijakan" sehingga mereka "terpaksa" melakukan hal tersebut.

    Kalau promosi pakai plang yang besar, mungkin biar pada penasaran, masalah sudah habis promosinya, itu urusan non teknis hahaha..

    Harapannya semoga hal-hal "kecil" semacam ini tidak lagi terjadi pada pembeli, karena sedikit banyak bisa merugikan pembeli dan toko itu sendiri dari segi kepercayaan pelanggan. Nuwun Kang..

    ReplyDelete
  18. wah harus waspada nih,ternyata ada yg begituan,perlu dilaporkn ,agr di tindak aparat berwenang.

    ReplyDelete
  19. terimakasih atas semua informasinya

    ReplyDelete
  20. itulah mengapa saya malas belanja ke mini market, cieeh hehehe :D

    ReplyDelete
  21. itu namanya menyelam di air keruh, karena semua tampak keruh sehingga kita dibuat tidak tahu mana yang benar he he he...

    ReplyDelete
  22. Ini antara dua saja mas.. mungkin emang mereka berbohong,, atau juga mungkin tuh teknologinya ga di update.. mesti nya klo stok habis ya di struk di blang stok habis. hehehe.. bilang suruh update aja kek pc nya..
    kidding.. heheheh.

    ReplyDelete
  23. Namanya juga manusia sob
    ada yang jujur dan ada pula yang tidak jujur

    ReplyDelete
  24. @bopfive5: harusnya ada transparansi biar tidak ada pihak yang merasa dirugikan

    @Aisukul: sama-sama :)

    @Putu Yoga: cukup beralasan :D

    @pakde sulas: menyelam sambil minum air, tapi jangan terlalu banyak minumnya nanti ndak kembung :D

    @iPayMu: enathlah mana yang benar, hanya saja ada pihak yang merasa dirugikan :)

    ReplyDelete
  25. Saya pernah 2 atau 3 kali mengalami hal sama. Tapi saat ditanya ya seperti itu, katanya hadiah sudah habis. Yang paling sering piring dan mangkuk dari sabun cuci. Herannya ko' terkadang mereka doyan menahan barang pecah belah begitu, terlebih lagi penjaganya wanita.

    ReplyDelete
  26. wah wah..gak beres tuh boz

    ReplyDelete
  27. ntuh penjaga gak makek kaca mata..atau sengaja
    terima kasih infonya

    ReplyDelete
  28. kalau tak mampu promo tak usah memaksa, toh minimarket tersebut punya banyak pembeli

    ReplyDelete
  29. @Kaget: kalau kasus yang semacam itu mungkin perlu dipertanyakan lebih lanjut, karena untuk produk yang ada hadiahnya biasanya sudah dalam satu paket hehe..

    @anak nelayan: kelihatannya :)

    @mybisnis: nggak pakai kacamata :D

    ReplyDelete
  30. @My Blog Blogspot: kalau hanya sekali itu manusiawi, tapi kalau misalnya lebih, itu yang perlu dipertanyakan hehe

    @r1o: yup.. betullll... :)

    ReplyDelete
  31. mungkin takut rugi mas alfamartnya.

    ReplyDelete
  32. kadang saya ngak memperhatikan,tapi kalau caranya demikian sayapun akan merasa dibohongi

    ReplyDelete
  33. DAPATKAN PULSA 10 RIBU JIKA PETUGAS KAMI TIDAK MENANYAKAN KARTU MEMBER.
    ternyata.... petugasnya cuma senyum2 aja waktu ditanya itu. huuuu..!!

    ReplyDelete
  34. Klo jengkel aku biasanya gini pak...
    "Bisa pake kartu kredit?" (padahal aku sudah tahu klo nggak bisa)
    "nggak bisa mas"
    "Debit Card?" (juga sudah tahu klo nggak bisa)
    "nggak bisa juga mas"
    "ehmmmm.... bentar ya mbak tak ke atm dulu, uang cash saya tinggal 10ribu ternyata..."
    #padahal langsung pulang....

    ReplyDelete
  35. saya lebih suka belanja di pasar atau toko kecil Kang, ketimbang memberi untung buat para kapitalis.

    ReplyDelete
  36. sama aja mereka itu maling punya hak orang lain donx,,

    ReplyDelete
  37. Penjaga kan juga butuh ngeteh mas hahaha... Sayangnya dengan mengambil hak orang itu yang ga bagus.

    Itu juga kan haknya sampean mas , kan jelas2 tertera di stuk kenapa ga meminta ajah sat itu. Klo saya orangnya ga teliti jd belum menemukan hal yg semacam itu :)

    ReplyDelete
  38. iya, dan mirisnya sekarang maraknya minimarket ini malah bikin toko2 kecil dan pasar tradisonal jadi seret. kebijakan soal pengaturan lokasi dan jam buka minimarket kayaknya juga mesti diperhatikan pemda setempat biat ngga mematikan usaha lain di sekitarnya terutama traditional market

    ReplyDelete
  39. kalo saya gak pernah di curangi tapi yang bikin saya jengkel belanja di Alfamart setiap ada kembalian uang receh pasti di tuker sama permen...

    ReplyDelete
  40. ane juga pernah tuh kesal ma pegawai alfa,
    1. beli ice cream, ama susu botol .... milk. gak dikasih sedotan ma sendokn ya. kalo ini sih bilang nya lupa.

    2. beli beberapa barang, pas mo ngasih struknya eh.. dipotong/sobek dulu tuh struk. ya udah aqu tanyain ajah tuh knapa struk aku dipotong/sobek? dianya pura2 sok linglung.... ternyata sobekannya teryulis "ANDA MENDAPATKAN SATU BUAH KUPON M.....N " LANGUNGSUNG QUA TANYAIN TUH MANA HADIAHNYA?

    akhirnya dikasih juga tuh haidahnya>
    Ya udah qua omelin ajah tuh kasir, padahal lagi banyak orang tuh antri mo ngebayar barang belanjaannya.

    habis kesal ma kelakuannya

    ReplyDelete
  41. namanya juga manusia mas,,,hehehe

    ReplyDelete
  42. Itu sih penjaganya yang "main-main". Lumayankan dapat 1 Pc teh kotak dan bisa dipakai selepas jaga. Opss.... ini bukan berprasangka loh tapi memang kebanyakan memang begitu :D


    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

    ReplyDelete
  43. saya belanjanya jarang di mini market sob.enak di pasar tradisional bisa nawar.kejujuran adalah hal langka di negeri ini

    ReplyDelete
  44. ikut koment kang,waaah kirain cuma saya kang yang kena begituan hehehe..tapi kok udah dapat ISO manajemen mutu ya..betul kang kejadian semua ada di kasir,indomart atau alfa sama aja tipikal kasirnya,kejadiannya saya beli deterjen ukuran tertentu dpt mangkok cantik gitu,pas bayar dikasir saya diem aja cuma bayar,kirain saya ntar juga dikasih eh sampe saya bilang mksih trus pergi ga dksih juga,pulang diomelin istri,giliran istri yang belanja,sama juga ga disinggung,tapi sama istri saya ditanyain,awalnya mau ga dikasih tapi dicecar ma istri saya baru dkasi hehehe...ampe merah muka kasirnya,mungkin malu,mungkin kasirnya mau makan mie ga punya mangkok kali ya...maunya yang gratis...hehehe

    ReplyDelete