Pelajaran Ketika Tulisan di Blog Menjadi Referensi

 On October 12, 2015  

Blog merupakan salah satu tempat bagi saya untuk menumpahkan gagasan dan sekedar untuk "bersenang-senang". Awal saat memulai ngeblog saya berfikir demikian, walau tak saya pungkiri kalau "materi" juga menjadi salah satu keinginan ketika itu, meskipun tidak mutlak. Dalam blog ini saya mempublikasikan tulisan dan juga gambar sesuai keinginan, meski ada juga beberapa yang merupakan "titipan". Saya suka, saya menikmati, meski intensitas publikasi tulisan saat ini tak serutin dahulu.

Ternyata dalam perjalanannya banyak yang berubah, tanpa saya sadari ternyata tulisan-tulisan saya dalam blog ini dijadikan referensi dalam beberapa buku, diantaranya makalah tentang sampah dan Buku Pegangan Guru Bahasa Indonesia Kelas 7 SMP/MTs K13. Saya mengetahui hal ini ketika iseng browsing dan menemukan dibeberapa referensi dari google mengenai link blog yang terpasang di sumber pustaka, beberapa diantaranya tersemat di eBook layanan penyedia buku online. Meski hanya beberapa bagian yang dikutip, namun tetap saja membuat saya merasa kurang enak hati, soalnya saya merasa tulisan masih seadanya dan terkadang sesuai dengan opini pribadi.
Mengetahui hal ini membuat saya menjadi berfikir keras, saya harus lebih berhati-hati lagi dalam menulis, sebisa mungkin membuat tulisan yang tidak mengada-ada dan bermanfaat. Tak bisa asal tanpa dasar, apalagi yang bersifat teoritis dan keilmuan.

Belum lagi beberapa gambar yang saya pasang dalam blog ini juga dijadikan ilustrasi dalam postingan blogger lain. Tak masalah bagi saya, yang saya kuatirkan jangan-jangan gambar dalam blog ini ada yang milik orang lain, mudah-mudahan sih tidak, karena sebisa saya gambar yang terlampir merupakan hak milik pribadi, kalau ada sumber lain biasanya saya cantumkan asal gambarnya.

Kini, saya mulai merubah gaya berfikir, tak bisa selamanya hanya menuruti kesukaan dalam menulis. Meski belum banyak pengunjung, tulisan saya rupanya (mungkin) sudah dibaca oleh ribuan orang, menilik dari data statistik di dashboard sejak blog ini aktif di tahun 2010. Apapun itu, saya layak bersukur, ada hikmah yang bisa saya ambil. Semoga saja apa yang saya tulis dan saya publikasikan dalam blog ini bisa memberi manfaat bagi orang lain.
Pelajaran Ketika Tulisan di Blog Menjadi Referensi 4.5 5 Sukadi October 12, 2015 Blog merupakan salah satu tempat bagi saya untuk menumpahkan gagasan dan sekedar untuk "bersen...


13 comments:

  1. ngga pernah menyangka bisa sampai dijadikan refrensi tulisan mas. lebih berhati2 menulis, mungkin hal yang jarang dijadikan point penting bagi blogger, terlebih ketika mereka mengutip dari sumber yang tidak dicantumkan sumbernya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebenarnya tak terpikirkan sampai kesitu, Mas. Ngeblog ya ngeblog saja, tapi nyatanya ada yang merasa tulisan dalam blog ini bisa dijadikan referensi. Harus lebih "matang" lagi dalam menulis sepertinya. :)

      Delete
  2. Saya juga mulai memikirkan hal itu, Mas Sukadi.
    Lebih berhati-hati menulis karena takut memberi referensi yang salah ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dengan pengalaman ini sepertinya saya harus mulai berhati-hati dalam menulis posting, Mbak. Siapa tahu ada yang menganggap tulisan kita bisa dijadikan referensi, seperti pengalaman saya tersebut.

      Delete
  3. Kalo blog harus menyantumkan daftar pustaka, wah nanti saya bisa bikin skripsi lagi mas :) *kidding*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maksudnya?, yang saya tampilkan dalam gambar diatas adalah referensi yang ditulis dalam blog dan ebook. Kalau skripsi mengambil dari sumber lain biasanya juga dicantumkan dalam daftar pustaka, bukan?. :)

      Delete
  4. Beuruntung banget ya bisa jadi referensi. Kalau saya justru tulisannya pernah dikopas tanpa mencantumkan sumber.

    http://www.nfirmansyah.com/2015/08/the-incredible-samsung-galaxy-note-5.html

    Tapi sekarang udah dihapus sih, setelah saya protes. Hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dilema juga, Mas. Kalau di copas saya tak begitu memperhatikan, ada tapi biarlah, soalnya ngurusi yang begitu tak ada habisnya. :)

      Delete
  5. Bener mas, kalo bisa 100 % asli ya mas. Biar Googlenya juga suka sama blog kita :D

    ReplyDelete
  6. wah, keren.. bisa dijadikan referensi. tulisannya berkualitas berarti..

    ReplyDelete
  7. bisa seperti itu ? berarti tulisan-nya bener" ngena banget yah di pembacanya . gimana tips dan triknya supaya bisa jadi refrensi begitu

    ReplyDelete
  8. keren banget mas , hingga ada yang menjadikan tulisan kita sebegai refrensi , saya berharap sekali dapat menghasilkan refrensi yang dapat membantu banyak orang , tapi tidak pernah menyangka kalau sampai bisa menjadi makalah

    ReplyDelete
  9. Dijadikan referensi itu termasuk keren pake banget, ygpntng tulisan bisa membantu banyak orang, disitulah kepuasan kita sebagai penulis.

    ReplyDelete