Mencintai Tanpa Melukai

Maafkan aku kekasih, kepadamu aku memohon maaf. Aku tak bisa sesempurna kisah dalam cerita-cerita cinta, yang mencintai dengan begitu 'sempurna'. Aku hanyalah manusia biasa yang berusaha mencintaimu dengan semampuku. Aku ingin dengan mencintaimu bisa menghantarkan perasaan-perasaan yang lebih dalam, rasa yang lebih tinggi kepada Yang Maha Cinta. Bersamamu menemukan cinta yang sesungguhnya.

Maafkan aku kekasih, kepadamu aku memohon maaf. Aku terkadang terlalu 'bodoh'. Aku ingin mencintaimu tanpa harus membuatmu terluka. Tapi, rasa cintaku kepadamu terkadang malah melukai hatimu, terkadang aku tak meyadari hal itu. Aku sering lupa jika kita punya hati yang berbeda, sehingga pemahaman kita tentang bagaimana cara mencintai juga berbeda. Kita disatukan untuk menyelaraskan hal itu, dan itu butuh proses. Terkadang cinta tak "semudah" yang kita kira.

Kekasih, cinta itu melekat dalam diri kita, dalam detik, dalam jengkal, dan dalam setiap hembusan nafas. Cinta akan membawa kita pada sebuah lautan, yang jika kita salah dalam melangkah, ombak dan badai akan menelan kita. Dan jika kita melangkah pada jalan yang tepat, angin akan menuntun perahu kecil yang kita tumpangi berlayar mengarungi samudera tanpa tepi. Dengan segala keterbatasan dan ketidak sempurnaanku, aku berharap bisa mencintaimu, tanpa melukaimu.

*) Di ikut sertakan dalam give away Mencintai Tanpa Melukai  di blognya Mbak Diana.

15 comments for "Mencintai Tanpa Melukai"

Comment Author Avatar
mencintai itu sebuah proses yg tiada akhir, begitukah?

semoga menang kontesnya kang :)
Comment Author Avatar
@narti: mungkin, mbak.. jawaban pastinya terletak pada sudut pandang kita masing-masing hehe..

terimakasih mbak.. :)
Comment Author Avatar
cinta memang deritanya tiada akhir wow malah pat key h3
Comment Author Avatar
Uhuy... baru ini aku baca postingan paling romatis di blog ini hauhahuaha..... pasti si Mbak yg lagi baca disebelahmu nyengir2 tuh kang haha...

Kayanya gak salah nih Mbak Diana bikin Give Away pake tema ini, jadi ketauan semua dalemannya haha....
Comment Author Avatar
@bopfive5: hahaha... pengaruh dari panglima tian feng ya mas..

@Ferdinand: Padahal banyak lho Kang, disini tulisan yang lebih 'ngeh' dari ini juga ada, kebetulan saja sampeyan tidak membacanya hehehe..
Comment Author Avatar
kata terindah..adalah dengan selalu berusaha untuk selalu mencintai, meski waktu kian berubah dan membuat tanpa sengaja melukainya

makasih ya mas udah berpartisipasi :)
Comment Author Avatar
@windflowers: terimakasih mbak, semoga berkenan :)
Comment Author Avatar
@Mas Coro: terimakasih... mungkin hanya sebuah kebetulan :)
Comment Author Avatar
@Rumah Dijual: terimakasih :)
Comment Author Avatar
Kenapa mencintai kalau harus melukai?

hehehe.... keren mas.. jdi terinspirasi ni...:)
Comment Author Avatar
@info Tech: jawabannya terletak pd diri kita masing2 :)
terimakasih
Comment Author Avatar
Puitis sekali Mas. Dan sangat manis.

Maap saya baru sempat membacanya.
Comment Author Avatar
@Masbro: terimakasih mas, hanya sebuah kebetulan kok :)